Mohon tunggu...
Selvia Indrayani
Selvia Indrayani Mohon Tunggu... Guru - Guru, penulis, wirausaha, beauty consultant.

Pengajar yang rindu belajar. Hanya gemar memasak suka-suka serta membukukan karya dalam berbagai antologi. Sesekali memberi edukasi perawatan diri terutama bagi wanita.

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Lepet, Makanan Pelengkap Bodo Kupat

16 Mei 2021   23:31 Diperbarui: 16 Mei 2021   23:38 1408
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gunungan Ketupat - dok.jateng.kemenag.go.id

"Kupat (ketupat) lepet" biasanya menjadi menu wajib saat Bodo Kupat (Lebaran Ketupat) bagi masyarakat Rembang. Bodo Kupat dilaksanakan satu minggu setelah Idulfitri. Bagi masyarakat Rembang, Bodo Kupat ini justru lebih ramai. Hal ini dikarekan adanya tradisi Lomban.

Tradisi Lomban merupakan sebuah bentuk ucapan syukur masyarakat karena telah melaksanakan lebaran. Dalam acara tersebut terdapat larung sesaji dan lomba perahu. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri kota Rembang dan meningkatan minat pariwisata. 

Sebelum acara Lomban berlangsung, biasanya dilakukan bancaan gunungan ketupat sebagai pembuka acara Lomban. Nah, di kalangan masyarakat sendiri biasanya sudah sibuk menyiapkan kupat lepet untuk dibagikan. Kegiatan ini sering disebut dengan istilah "weweh" atau "ater-ater".

Gunungan Ketupat - dok.jateng.kemenag.go.id
Gunungan Ketupat - dok.jateng.kemenag.go.id

"Weweh" dalam Bodo Kupat dilakukan dengan memberi ketupat, sayur, dan lepet. Ternyata tidak semua daerah membuat lepet sebagai makanan yang wajib ada ketika Bodo Kupat. Sementara bagi masyarakat Rembang, lepet selalu ada saat Bodo Kupat. Lepet memiliki makna silep ingkang rapet (kubur yang dalam).

Ketupat dan lepet memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaannya terletak dari bahan untuk membungkus, yaitu menggunakan janur (daun kelapa yang masih muda). Perbedaannya terletak pada isi atau bahan untuk membuat serta cara pembuatan. Ketupat dibuat dengan membuat anyaman terlebih dahulu sebelum diisi dengan beras. Sementara untuk membuat lepet tinggal melipat janur menyerupai bentuk wadah lonjong, baru diisi ketupat, dan diikat.

Cara melipat janur dan memasukkan beras ketan - tangkapan layar dari YouTube.
Cara melipat janur dan memasukkan beras ketan - tangkapan layar dari YouTube.

Adapun bahan-bahan untuk membuat lepet adalah:

  • Beras ketan 1 kg
  • kelapa parut 2 butir yang setengah tua
  • garam secukupnya
  • kacang merah/ kacang tolo (opsional) secukupnya
  • tali rafia/ bambu (tutus) untuk mengikat secukupnya
  • Janur kurang lebih 30-40 lembar

Berikut ini cara pembuatan lepet:

  1.  Cuci beras ketan dan rendam minimal 2 jam
  2. Tiriskan beras ketan
  3. Campur semua bahan jadi satu, aduk rata.
  4.  Bungkus lepet menggunakan janur, ikat menggunakan tali rafia. Ikatan harus kuat agar isi tidak keluar.
  5. Rebus lepet minimal 2 jam, setelah itu angkat.
  6. Tiriskan dan angin-anginkan supaya tidak mudah basi. 
  7. Sajikan.

Simak juga: Cara membungkus lepet

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun