Mohon tunggu...
Seliara
Seliara Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Dentist

Bahagia berkarya dan berbagi sebagai wujud rasa syukur

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Melukis Senja (1): Petra, The Lost City

10 April 2021   00:03 Diperbarui: 8 Juni 2021   22:40 734
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Menurut tour guide kami, para arkeolog memperkirakan situs Petra ini baru ditemukan 15% dari keseluruhan wilayahnya! Dapat dibayangkan betapa luas, maju dan tinggi peradaban Petra pada saat itu, di masa kejayaannya.

Foto: Dokumentasi Pribadi
Foto: Dokumentasi Pribadi
Berdiri di sini, memandang sisa reruntuhan peninggalan berabad tahun yang lalu, mengamati situs purbakala yang masih terlihat indah dan megah, meski hanya tinggal reruntuhannya, membuat saya berpikir, setinggi dan semegah apapun peradaban, semua ada masanya, tidak ada yang abadi. Semoga dari di sini bisa diambil hikmah dan pelajaran.

Baiklah teman-teman, demikian pengalaman saya mengunjungi Kota Petra.

Sebuah pelajaran bagi saya, dalam kehidupan, tak ada yang abadi, sehebat apapun semua ada masanya, selagi nafas masih dikandung badan, ini adalah masa kita, harus dimanfaatkan sebaik mungkin  untuk kebaikan.

Jangan lelah berbuat baik

Karena kelelahan akan hilang dan kebaikan akan selalu dikenang

Jangan senang berbuat dosa

Karena kesenangan hanya sementara dan dosa akan tetap ada

Selamat menebar kebaikan di mana pun dan kapan pun!

Demikian cerita pengalaman saya menjelajah Petra, sebuah kota batu di Yordania.

Terima kasih sudah berkenan membaca, semoga bermanfaat! Mohon maaf bila ada salah dan hal-hal yang kurang berkenan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun