Mohon tunggu...
Sekar Mayang
Sekar Mayang Mohon Tunggu... Editor - Editor

Editor. Penulis. Pengulas buku. Hidup di Bali. http://rangkaiankatasekar.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Liburan ke Bali Tanpa Khawatir

1 September 2019   00:54 Diperbarui: 1 September 2019   01:56 123
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pantai Sanur, Bali, Indonesia (dokpri)

Siapa yang tidak tahu Bali? Mungkin di antara para pembaca ada yang fasih menyebutkan spot apa saja yang menarik dan banyak didatangi wisatawan. Pantai Kuta, Legian, Ubud, Nusa Dua, Bedugul, Kintamani, Lovina, Pantai Pandawa, Monkey Forest, hanya sebagian kecil dari sekian banyak lokasi yang bisa dikunjungi. Jutaan wisatawan, baik lokal maupun asing, datang ke Bali untuk berlibur.

Bahkan, tak sedikit dari mereka yang menjadikan Bali sebagai tujuan berlibur setiap tahunnya. Meskipun masih banyak tujuan wisata lain yang sama menariknya dengan Bali, itu sah-sah saja. Siapa pun berhak melakukannya. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar liburan tidak berakhir sia-sia dan bebas dari rasa khawatir.

Pertama, tujuan wisata. Bali memang lebih kecil jika dibandingkan dengan Pulau Jawa, apalagi dengan Kalimantan. Akan tetapi, pantas rasanya jika kita menyebut bahwa tiap jengkal Bali adalah tujuan wisata. Saking banyaknya, kita harus memilih tempat mana yang benar-benar ingin kita kunjungi. Bukan apa-apa, ini semata-mata karena waktu yang terbatas.

Anggaplah kalian hanya punya waktu tiga hari di Bali, maka fokuskan hanya pada satu area. Misalnya Bali bagian selatan. Di bagian ini saja ada puluhan spot menarik. Tak akan sanggup rasanya jika harus dituntaskan dalam satu hari.

Boleh saja jika kalian ingin merambah ke bagian lain, misalnya ke Bedugul yang berada di tengah-tengah Pulau Bali. Tetapi, waktu kalian akan terbuang di jalan, apalagi dengan kondisi lalu lintas Denpasar-Badung-Tabanan yang padatnya nyaris menyamai kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Sungguh, kalian tentu tak mau liburan kali ini berakhir dengan gerutuan "tua di jalan".

Kedua, kondisi fisik. Aktivitasnya mungkin hanya main di pantai, lihat matahari terbenam, dan makan malam di restoran tepi pantai.

Tetapi, serius deh, kalau kalian tidak terbiasa dengan angin pantai, apalagi jika dalam kondisi kurang fit, tubuh kalian akan bereaksi keras. Alih-alih menuju tempat wisata berikutnya, kalian malah mencari apotek terdekat untuk membeli ramuan anti masuk angin.

Perhatikan juga bulan keberangkatan kalian. Kalau kalian berniat mencari udara hangat, lebih baik tidak kemari saat Juni hingga Agustus. Pada masa itu, hawa di sini lebih dingin dari biasanya.

Dan, kalau kalian kemari di rentang Desember hingga Februari, siap-siap membawa payung atau jas hujan, atau memilih tempat wisata in door sebab curah hujan akan lebih tinggi dari biasanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun