Mohon tunggu...
Elang Salamina
Elang Salamina Mohon Tunggu... Freelancer - Serabutan

Ikuti kata hati..itu aja...!!!

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Dan, Adian pun Angkat Bicara tentang KAMI

21 Agustus 2020   16:41 Diperbarui: 21 Agustus 2020   17:06 14873
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dengan begitu, pemerintah akan memiliki penyeimbang atau kontrol yang sangat tangguh dari luar lingkaran kekuasaan. Sehingga, kinerjanya diharapkan akan semakin lebih berhati-hati dan on the track. Melenceng sedikit saja, risikonya bakal berhadapan dengan kekuatan gelombang kritik dari KAMI. 

Adian Angkat Bicara 

Kendati KAMI berkoar akan menjadi sebuah kelompok pemrakarsa pergerakan moral, boleh dibilang kepercayaan publik masih rendah. Masih perlu banyak waktu dan bukti nyata yang harus dilakukan oleh kelompok ini jika benar-benar ingin mendapat kepercayaan 100 persen. 

Namun, belum juga mampu membuktikan apa-apa, serangan demi serangan terus berhamburan terhadap KAMI. Bahkan, salah seorang politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, menduga, gerakan Din Syamsuddn dan kawan-kawan tidak sesuai dengan gerakan moral. 

KAMI dalam pandangan Adian, tak ubahnya gerakan yang biasa dilakukan oleh organisasi politik. Hal itu didasari oleh praktik struktur organisasinya yang terpusat pada beberapa orang saja. 

"Kalau dia harus tergantung pada mekanisme Dewan Deklarator sebagai pagarnya, pagar sikap dan sebagainya, ini akan menjadi gerakan politik sebenarnya," paparnya. Dikutip dari Jpnn.com. 

Adian mendorong agar KAMI lebih terbuka dengan peran pada kadernya. Sebab, jika hanya gerakan moral, belum tentu semua pihak sepemahaman. 

"Ada nilai yang berbeda, cara yang berbeda, latar belakang yang berbeda, sikap yang berbeda. Banyak hal," terangnya. 

Hal itu ia ungkit mengingat hanya Dewan Deklarator KAMI yang dapat menyampaikan pernyataan resmi dan secara tertulis. 

"Itu tidak bisa dihalangi hanya dengan pernyataan tertulis Dewan Deklarator. Ketika dipagari sedemikian rupa untuk mencegah nilai moralnya berbeda di dalam, ini serta-merta menurut saya mengarah pada gerakan politik," jelasnya. 

Masih dikutip dari Jpnn.com, Adian mengingatkan, jika benar kegiatan KAMI bertujuan politik, waktunya kurang tepat karena pemilu masih jauh. Ia memprediksi koalisi tersebut akan menjadi partai politik juga pada akhirnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun