Mohon tunggu...
Samhudi Bhai
Samhudi Bhai Mohon Tunggu... Buruh - Wong tani

Bhinneka Tunggal Ika

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Manfaat Khitan untuk Kesehatan

21 Mei 2022   21:50 Diperbarui: 21 Mei 2022   21:56 865
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Musim ini adalah musim orang hajatan dimana setiap daerah mempunyai tradisi masing-masing untuk berbagai keperluannya.

Keperluan tersebut terjadi setiap setahun sekali khususnya di bulan syawal setelah lebaran. Masyarakat didaerah Saya sudah bisa dipastikan ada yang mengadakan hajatan.

Warga Brebes menamainya dengan tasyakuran atau syukuran juga di sebut dengan selamatan yang merupakan intisari semua hajatan.

Acaranya sama saja pada umumnya ditiap daerah hanya beda makna seperti pernikahan, lamaran yang dilakukan warga dibulan ini termasuk khitanan atau sunatan.

Tradisi hajatan sambung menyambung di bulan Syawal ini bukan sekedar ikut-ikutan namun sudah menjadi pilihan warga sejak jaman nenek moyangnya dahulu.

Mengapa tidak dibulan lain saja acara tersebut dilaksanakan? Hajatan digelar tidak asal gelar dan sembarangan karena hal tersebut berpengaruh pada rejekinya.

Mengadakan hajatan juga perlu waktu yang tepat agar bisa berkah. Diantara soal tanggal, hari dan bulan yang sudah diperhitungkan jauh-jauh hari sebelum dimulai.

Bagi masyarakat jawa akan disebut pamali jika hajatan digelar bukan di bulan Syawal karena masih kental akan tradisi hitungan jawa yang disebut weton atau tanggal lahir.

Bulan haji juga termasuk salah satu bulan selain bulan Syawal untuk menggelar hajatan seperti nikahan dan sunatan bagi masyarakat jawa.

Obi/dokpri
Obi/dokpri
Sunat adalah menjalankan sunnah Rasul didalam ajaran Islam, lebih dari itu sunat ternyata memiliki dampak baik bagi kesehatan khususnya untuk anak laki-laki.

Semua apa pun yang diajarkan oleh Rasulullah Saw memiliki manfaat bagi yang mengerjakan termasuk soal sunat yang sudah sejak dahulu menjadi bagian syareat Islam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun