Mohon tunggu...
Sakhi Zaidan
Sakhi Zaidan Mohon Tunggu...

Menyuarakan kebenaran dengan sebenarnya

Selanjutnya

Tutup

Politik

Mahfud MD Tiga Tingkat di Atas Anies Baswedan

4 Juni 2014   00:16 Diperbarui: 23 Juni 2015   21:44 0 0 13 Mohon Tunggu...

Saya tergelitik menulis dua orang cendekiawan yang kini menjadi tim sukses dari dua pasang capres/cawaspres. Anies Baswedan di kubu Jokowi JK, Mahfud MD di kubu Prabowo Hatta.

Selepas konvensi capres, Anies merapat ke Jokowi. Sedangkan Mahfud diminta merapat ke kubu Prabowo Hatta. Kalau Anies hanya menjadi juru bicara dan belakangan rajin menemani Jokowi ke sana-sini, Mahfud MD punya posisi yang jauh lebih strategis: Ketua Tim Pemenangan.  Dia merancang strategi pemenangan dan tidak rantang-runtung terus-menerus bareng Prabowo.

Ibarat jabatan di militer, Anies sebagai Kepala Divisi Penerangan (Kadispen) dengan pangkat jenderal bintang satu, Mahfud MD sebagai kepala staf atau bahkan panglima tentara, dengan pangkat jenderal bintang empat. Secara kepangkatan, Mahfud MD tiga tingkat di atas Anies Baswedan.

Dalam dunia politik praktis, tampaknya Mahfud MD lebih matang dari Anies Baswedan. Keberhasilan PKB meraih suara yang signifikan dalam pemilu legislatif tak lepas dari peran Mahfud MD. Perolehan suara PKB yang semula banyak diramalkan bakal anjlok justeru melejit di atas angka 9%. Cak Imin pun bisa tersenyum lebar. Hahahaha.

Bukti lainnya Mahfud punya pengaruh besar adalah pernyataan dari para ulama di Jawa Timur untuk mendukung pasangan Prabowo Hatta setelah tahu Mahfud Md menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan capres/cawapres ini. Barangkali istilah “Apa jare Pak Mahfud” menunjukan pengaruh kuat sosok yang dikenal sebagai orang kepercayaan Gus Dur tersebut.

Bagaimana dengan Anies Baswedan? Dia merupakan salah seorang peserta konvensi capres yang harus mengakui keunggulan Dahlan Iskan sebagai pemenang konvensi tersebut. Belum terkonfirmasi, adakah pengaruh signifikan Anies Baswedan sebagai peserta konvensi dalam mendongkrak perolehan suara partai tersebut?

Sebagai politisi senior, Mahfud MD tentu memiliki banyak pertimbangan menerima tawaran sebagai Ketua Tim Pemenangan Capres/Cawapres pasangan Prabowo Hatta. Dia pun sudah berkeliling kepada kyai-kyai besar di Jawa Timur untuk meminta pertimbangan hingga akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran tersebut. Mahfud Md melihat tidak hanya secara lahir tapi juga mata batin. Sebuah kearifan jiwa dari sosok yang matang dibesarkan di lingkungan pesantren.

Barangkali kalau boleh meminjam istilah dalam dunia tasawuf, Mahfud MD sudah berada di level makrifat sedangkan Anies Baswedan di level syariat. Tetap beda tiga tingkat. Harus diakui, Tim Prabowo Hatta demikian jeli dalam memilih sosok yang berada di garda depan pertarungan perebutan kursi RI 1 dan RI 2.

Lantas pasangan capres/cawapres mana yang akan menang? Apakah yang didukung Anies Baswedan atau Mahfud MD? Kita tunggu tanggal 9 juli mendatang. Toh  pasangan capres/cawapres manapun yang menang, baik Anies maupun Mahfud MD tetaplah mutiara cendekiawan yang memiliki keinginan menyumbangkan sumbangsih terbaiknya buat bangsa ini. Tetap SATU nusa SATU bangsa, SATU bahasa: Indonesia!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x