Mohon tunggu...
syarifuddin abdullah
syarifuddin abdullah Mohon Tunggu... Penikmat Seni dan Perjalanan

Ya Allah, anugerahilah kami kesehatan dan niat ikhlas untuk membagi kebaikan

Selanjutnya

Tutup

Transportasi Artikel Utama

Infrastruktur yang Memanjakan Pesepeda di Belanda

6 September 2020   19:41 Diperbarui: 7 September 2020   06:16 920 11 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Infrastruktur yang Memanjakan Pesepeda di Belanda
Jalur khusus sepeda di Amsterdam.(KOMPAS/LUCKY PRANSISKA)

Berbicara mengenai infrastruktur sepeda, Belanda termasuk negara yang paling sungguh-sungguh memberikan dan menyiapkan ruang dan infrastruktur kepada semua orang untuk menikmati bersepada di jalan-jalan Belanda dibandingankan negara Eropa lainnya.

Kesungguhan itu terlihat dengan pembangunan jalur khusus pesepeda di semua kota besar dan kota kecil, bahkan di kampung-kampung pelosok Belanda.

Berdasarkan catatan resminya, di seluruh wilayah Belanda, panjang total jalur khusus sepeda sekitar 4.500 km dan 3.500 km di antaranya, diklasifikasi sebagai long-distance cycle route (jalur jauh/panjang), dengan panjang bervariasi, mulai 40 km dan bahkan ada yang panjangnya 1.300 km, yang digunakan untuk lomba Tour the Netherlands (hanya memang tidak sepopuler Tour de France).

Bagian inti dari rencana tata ruang wilayah
Berbicara mengenai tata ruang wilayah jalur pesepeda di Belanda, jangan dibandingkan dengan jalur pesepeda di negara-negara lain selain Eropa, misalnya di Indonesia. Jalur pesepeda di Belanda didesain sejak suatu ruas jalan dibuka/dibangun.

Dengan kata lain, jalur pesepeda di Belanda sejak awal sudah masuk dalam rencana tata ruang sebuah wilayah. Jadi, bukan jalur yang dibuat secara insidentil dan tambal-sulam, berdasarkan selera pemimpin wilayah.

Benar-benar jalur pesepeda
Di Belanda, jalur pesepeda benar-benar khusus untuk pesepada, tidak boleh dilintasi kendaraan roda empat. Bagi pejalan kaki, di setiap jalur pesepeda, juga umumnya ada jalur khusus pejalan kaki (pedestarian). Antara pejalan kaki dan pesepeda tidak saling menerobos.

Namun untuk roda dua (motor), memang terlihat belum ada kebijakan khususnya. Berdasarkan pengamatan, jalan-jalan raya di Belanda tidak didesain untuk pengendara motor (roda dua). Maka pengendara motor juga umumnya menggunakan jalur pesepada. Catatan: pengendara motor di Belanda relatif sedikit.

Menghargai pesepeda
Di Belanda, bersepeda sudah lama telah menjadi salah satu bagian inti transportasi, sehingga ada tradisi atau peraturan tertentu (tertulis ataupun tidak tertulis) yang dihormati hampir semua pengguna jalan. 

Di titik penyeberangan jalan, atau di persimpangan yang berupa lingkaran tanpa lampu merah, para supir mobil sudah terbiasa mendahulukan pesepeda.

Saya bertanya kepada seorang warga asal Indonesia yang sudah lama bermukim di Belanda, kenapa sih para supir mobil di Belanda terlihat sangat menghargai pesepeda?

Dan jawabannya sungguh menarik, sekaligus terkesan menakutkan, selain karena peraturan (tertulis dan tidak tertulis itu), juga ada faktor lain. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN