Mohon tunggu...
Rusman
Rusman Mohon Tunggu... Libang Pepadi Kab. Tuban - Pemerhati budaya - Praktisi SambangPramitra
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

"Hidupmu terasa LEBIH INDAH jika kau hiasi dengan BUAH KARYA untuk sesama". Penulis juga aktif sebagai litbang Pepadi Kab. Tuban dan aktivis SambangPramitra.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Rusman: Artikel, Sinden Wayang

11 Februari 2019   13:17 Diperbarui: 2 Maret 2019   03:22 24 0 0 Mohon Tunggu...

Sinden atau lengkapnya Pesinden berasal dari Bahasa Jawa "pesindian" yang berarti orang yang berbakat menyanyi.

Jelasnya pesinden adalah orang yang bertugas bernyanyi (nembang) seirama dengan orkestra gamelan. 

Umumnya dia adalah seorang wanita yang mempunyai kemampuan berkomunikasi secara baik dan luas. 

Dia juga harus berkeahlian mengolah vokal yang baik dan berkemampuan untuk menyanyi dengan cengkok-cengkok yang merdu.

Sinden disebut pula waranggana, tetdiri dari kata "wara" yang berarti seorang wanita, dan kata "anggana" berarti mandiri.

Memang pada era dahulu waranggana itu hampur selalu diperankan oleh satu wanita dalam setiap pergelaran wayang maupun pentas klenengan.

Sinden saat itu adalah seorang wanita yang nembang sesuai dengan gendhing yang diminta baik pentas klenengan maupun pergelaran wayang.

Sementara itu Istilah sinden tidak hanya dikenal di satu tempat saja. Namun juga banyak digunakan di beberapa daerah seperti Banyumas, Yogyakarta, Sunda, Jawa Timur serta daerah lainnya.

(Bersambung).

VIDEO PILIHAN