Mohon tunggu...
Rumah Kayu
Rumah Kayu Mohon Tunggu... Administrasi - Catatan inspiratif tentang keluarga, persahabatan dan cinta...

Ketika Daun Ilalang dan Suka Ngeblog berkolaborasi, inilah catatannya ~ catatan inspiratif tentang keluarga, persahabatan dan cinta...

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Tinggal di Luar Negeri atau di Indonesia, Mana yang Lebih Baik?

9 Januari 2016   12:05 Diperbarui: 9 Januari 2016   15:10 1095
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jumlah yang kami bayar per bulan memang menjadi naik signifikan, tapi paling sedikit, dengan diperpendeknya jangka waktu pinjaman, yang kami bayar porsi terbesarnya adalah pinjaman pokoknya. Bukan bunga. Ini mengurangi rasa ‘sakit hati’ saat membayar kredit rumah tiap bulan pada kondisi suku bunga pinjaman sedang tidak masuk akal seperti itu.

***

Kemudian, di periode tersebut, dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil itu, aku mulai melihat cukup banyak kawan- kawanku pindah bekerja ke luar negeri. Baik atas usaha sendiri, maupun ditransfer pindah ke luar negeri oleh perusahaan ke kantor cabang lain di luar negeri.

Hmmm..

Lalu aku mulai memikirkan satu hal: mengapa tidak mengambil momentum itu untuk juga pindah bekerja ke luar negeri?

Suamiku, lulus S-2 dari salah satu universitas di Australia.

Aku sendiri, selama itu bekerja di perusahaan multinasional.

Di atas kertas, kami akan bisa memperoleh pekerjaan yang baik juga jika kami pergi ke luar negeri.

“ Dan anak- anak bisa mendapatkan pendidikan yang baik, nanti, “ kataku. “ Ayo kita pergi beberapa tahun, nanti kembali ke Indonesia lagi setelah itu… “

Ha ha.

Aku ingat, aku dengan gembira dan semangat mengatakan hal tersebut pada suamiku. Juga mengobrolkan hal yang sama pada ayahku (yang dulu pernah tinggal di Jerman). Juga pada adikku yang saat itu sedang tinggal di Inggris untuk menyelesaikan Post Doctoral programnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun