Mohon tunggu...
Masrufah_ihsan
Masrufah_ihsan Mohon Tunggu...

الطلبة قسم تعليم اللغة العربية penerjemah Bahasa arab-indonesia ---indo-Arab ig. masyrufah_ihsan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Silaturrahmi sebagai Langkah Awal Kelompok 158 Mengenal Warga Kasin Ampeldento

5 Januari 2019   13:00 Diperbarui: 5 Januari 2019   13:40 0 0 0 Mohon Tunggu...
Silaturrahmi sebagai Langkah Awal Kelompok 158 Mengenal  Warga Kasin Ampeldento
Dokumentasi pribadi

Ada pepatah bilang  "tak kenal maka tak sayang",  kata itu memang sangat pendek namun mengandung banyak makna, kalau istilah ilmu balaghoh nya ini di sebut dengan I'jaz kata yang amat bermakna sehingga untuk mencapainya perlu kehati-hatian. Begitu pula ketika kita bersama dengan masyarakt yang belum kita kenal, maka untuk bisa mengenali masyarakat itu kita perlu berhati hati dalam mengontrol sikap maupun akhlak kita.

Tinggal di tempat baru dengan orang-orang baru pula bukan suatu yang mudah, namun juga bukan berarti sulit untuk di jalani.  Buktinya kami dari 12 orang dengan latar belakang yang amat berbeda mampu menyatukan berbagai persepsi dan emosional dari masing-masing anggota kelompok. Tak terasa hari ini tepatnya tanggal 05 januari 2019 adalah hari ketujuh dari kedatangan kami di desa alpendento dusun kasin. Tentunya tinggal di desa orang sebagai tamu KKM dari UIN Malang adalah pengalaman pertama kami sekaligus tantangan kami untuk berinteraksi baik dengan masyarakat.

Untuk itu langkah awal kami memperkenalkan diri pada warga desa adalah dengan cara bersilaturrahim dengan bertamu pada setiap rumah, tidak terlalu lama karena tujuan kami bersilaturrahim adalah untuk memperkenalkan diri dan bersahabat dengan masyarakat sekitar,  agar kedatangan kami di desa tidak menjadi pertanyaan besar di benak masyarakat  Dan  berharap semoga silaturahim pertama ini menjadi awal kita mengabdi pada masyarakat dan juga bangsa ini.

Dari setiap rumah yang kami kunjungi, sungguh masyarakat desa ampeldento di dusun kasin sangatlah ramah dan sangat menyambut kami, hal ini di tunjunkan dengan keadaan masyarakat  yang meski di pagi hari di sibukan dengan pekerjaan rumah namun masyarakat mau dan senang atas kedatangan kami sehingga hampir setiap rumah warga yang kami datangi menawarkan untuk mampir dan berlama-lama berbincang, tentunya ini ada susatu kehormatan bagi kami.

Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
kkm-3-5c30487f6ddcae141833f3c8.jpg
kkm-3-5c30487f6ddcae141833f3c8.jpg
Ada beberapa hal yang dapat kami pelajari dari pengalaman ini, sebagai bentuk hasil, karena pada hakikat nya setiap pengalaman pasti memiliki hasil dan makna tersendiri bagi individu itu sendiri atau bahkan bisa berlaku untuk semua orang,
  • Berkenalan adalah yang paling penting; bagaimana tidak? Untuk hidup rukun dengan masyarakat atau siapapun kita sangat memerlukan poin ini, memberanikan diri untuk mengenal dan memeperkenalkan diri adalah suatu usaha uktuk kita agar bisa saling memahami dan menjalin hidup yang rukun antar sesama.
  • Publik speaking; berbicara di depan orang banyak adalah suatu kepentingan yang tidak bisa di sampingkan, karena bagaimanapun posisi kita berani berbicara adalah poin penting agar kita bisa menyampaikan tujuan dari tindakan yang kita lakukan. Begitu pula dengan KKM (kuliah kerja mahasiswa) mahasiswa perlu memiliki keahlian ini agar ketika berinteraksi dengan masyarakat apa yang menjadi tujuan kita dapat tersampaikan.
  • Bahasa; memahami bahasa orang yang kita ajak berinteraksi adalah nilai tambah bagi kita, karena dengan bahasa itu kita bisa menjalin hubungan yang nyaman tanpa ada kesulitan memahami apa yang disampaikan dan bagi kita pula akan leluasa untuk menyampaikan tujuan kita. Seperti kami yang di tugaskan KKM di karangploso dusun kasin ini, para warga biasa berinteraksi dengan bahasa jawa kromo (halus), bagi anggota kami yang bisa menggunakan bahasa itu tentu menjadi nilai tambah dimana interaksi antar warga terjalin hangat.
  •         Terimakasih atas pengalaman berharga ini, semoga bermanfaat.  salam hangat dari  saya Masyrufah anggota kelompok 158 KKM UIN MALIKI Malang.