Mohon tunggu...
Roselina Tjiptadinata
Roselina Tjiptadinata Mohon Tunggu... Perencana Keuangan - Bendahara Yayasan Waskita Reiki Pusat Penyembuhan Alami

ikip Padang lahir di Solok,Sumatera Barat 18 Juli 1943

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Masih Perlukah Keterampilan di Zaman Milenial Ini?

24 Juli 2019   06:04 Diperbarui: 24 Juli 2019   11:14 231
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi : csrbox.org

Gambaran di Zaman Jadul

Pada zaman jadul,di masa belum ada Ponsel,belum ada TV ,maupun barang barang elektronik seperti: rice cooker, air condition, tungku masak listrik dan sebagainya, dapat dikatakan  sejak masih remaja ,sudah dididik untuk  memperlajari berbagai  ketrampilan ,khususnya  remaja puteri. 

Semenjak kecil anak anak wanita  dibekali orang tuanya ketrampilan  untuk memasak dan menjahit. Paling kurang harus pandai masak nasi dan sedikit lauknya serta harus pandai menjahit kalau ada kancing baju yang lepas ataupun sobek. Untuk mendapatkan kepandaian lebih luas, ada yang memilih sekolah kejuruan ,yang dulu namanya SKK - Sekolah Kepandaiai Puteri. 

Sebagian besar anak anak yang masuk ke Sekolah Kejuruan Putri ini ,pada umumnya berasal dari keluarga menengah kebawah. Tujuannya adalah,seandainya kelak setelah berkeluarga,maka ketrampilan yang di pelajari,dapat dimanfaatkan.

Minimal Bisa Masak dan Menjahit

Setidaknya  semua remaja wanita, harus  bisa masak nasi dan menjahit ,karena memang sudah diperlajari semenjak  SD kelas enam sudah mulai diajari terus berlanjut si SMP dan SMA. Jadi tidak ada puteri yang tak pandai  memasak atau menjahit,walaupun mereka berasal dari keluarga berada.

Tetapi semakin lama,mungkin karena kehidupan masyarakat mulai membaik dan sudah banyak yang menyekolahkan, agar  kelak menjadi dokter maka orang tua merasa tidak perlu lagi mendidik anak anak wanita untuk masak memasak dan menjahit.

Karena ingin anak anak mereka fokus belajar, untuk mencapai cita cita nya. Semakin lama,semakin sedikit remaja putri yang mendapatkan dididikan dari orang tua,tentang cara masak memasak dan menjahit.

Zaman berubah

Ilustrasi: 123rt.com
Ilustrasi: 123rt.com

Kini zaman telah berobah semua bisa pakai uang saja, kalau lapar pesan makanan lewat telpon akan diantarkan, kalau baju sobek bawa saja ketukang jahit akan dibetulkan .

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun