Mohon tunggu...
Ropiyadi ALBA
Ropiyadi ALBA Mohon Tunggu... Tenaga Pendidik di SMA Putra Bangsa Depok-Jawa Barat dan Mahasiswa Pasca Sarjana Pendidikan MIPA Universitas Indra Prasta Jakarta

Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat, membaca dan menulis untuk pengembangan potensi diri dan kebaikan ummat manusia.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

SNMPTN Sudah Dimulai, Selamat Berjuang Para Siswa!

6 Desember 2019   20:02 Diperbarui: 7 Desember 2019   03:51 232 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
SNMPTN Sudah Dimulai, Selamat Berjuang Para Siswa!
Kompas.com

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sudah merilis perihal dimulainya tahapan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2020 pada Senin, 02 Desember 2019 yang lalu. LTMPT adalah lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru, lembaga ini baru diluncurkan pada 04 Januari 2019 yang lalu dan berada di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Dalam website resminya LTMPT mendeskripsikan dirinya sebagai lembaga yang menyelenggarakan tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru berdasarkan kesetaraan, keadilan, fleksibilitas, efisiensi dan akuntabel.

Peserta SNMPTN berasal dari peserta didik calon lulusan SMA/SMK/MA  Tahun Pelajaran 2019/2020. Para calon peserta SNMPTN harus memperhatikan dengan seksama tahapan-tahapan pendaftaran, agar mereka tidak mengalami keterlambatan dan kesalahan informasi.  Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan calon peserta SNMPTN adalah sebagai berikut :
1. Registrasi
Sebelum mendaftar SNMPTN, calon peserta terlebih dahulu harus melakukan registrasi. Hal itu bisa dilakukan dengan mengakses laman LTMPT di https://www.ltmpt.ac.id.
2. Jadwal
Para calon peserta SNMPTN harus mengetahui setiap jadwal yang telah ditentukan oleh panitia dalam hal ini LTMPT. Jadwal registrasi SNMPTN dimulai sejak 2 Desember 2019 hingga 7 Januari 2020. Setelah calon peserta SNMPTN berhasil registrasi, pihak sekolah akan login dan mengisi Pangkalan Data Statistik Sekolah (PDSS) berupa nilai raport semester 1 sampai semester 5 pada 13 Januari hingga 6 Februari 2020.

Kemudian pada tanggal 11-25 Februari 2020, para calon peserta SNMPTN dapat melakukan pendaftaran SNMPTN dengan memilih Perguruan Tinggi Negeri yang mereka inginkan sesuai minat dan peluang nilai raport yang mereka miliki.

Para peserta SNMPTN dapat memilih dua program studi di satu perguruan tinggi negeri yang sama atau memilih masing-masing satu program studi di perguruan tinggi negeri yang berbeda. Pihak LTMPT menyarankan agar para peserta tidak memilih program studi lintas minat.

Kuota peserta tiap sekolah ditentukan oleh nilai akreditasi sekolah yang bersangkutan. Walaupun pada tahap awal semua peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar SNMPTN, namun selanjutnya hanya mereka yang masuk kategori 40 % terbaik disekolahnyalah yang berhak mengikuti tahap pemilihan PTN pada SNMPTN, itupun bagi sekolah-sekolah yang memiliki nilai akreditasi A.

Bagi sekolah yang memiliki nilai akreditasi B, kuota peserta SNMPTN hanya 25 % terbaik di sekolahnya, dan Bagi sekolah yang nilai akreditasinya C, kuotanya hanya 5 % terbaik di sekolahnya.

Setelah masa pendaftaran SNMPTN berakhir, LTMPT akan segera melakukan seleksi nilai raport para peserta dan mengumumkan hasil SNMPTN pada 04 April 2020. Bagi peserta SNMPTN yang dinyatakan lulus, maka mereka harus segera melakukan proses lapor diri dan daftar ulang di Perguruan Tinggi Negeri yang telah menerima meraka.

Ini merupakan anugerah tersendiri buat mereka, karena tidak mudah untuk dapat menembus Perguruan Tinggi Negeri tanpa test yaitu melalui seleksi nilai raport selama 5 semester dan ini bersifat nasional dengan kuota tiap Perguruan Tinggi Negeri hanya kisaran 20 - 25 % saja dari total Penerimaan Mahasiswa Baru pada tiap Perguruan Tinggi Negeri.

Namun apabila ada peserta SNMPTN yang dinyatakan diterima oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) , namun peserta yang bersangkutan tidak lapor diri dan mengundurkan diri maka hal ini tentunya akan mengecewakan pihak PTN yang besangkutan, dan akibatnya pihak PTN akan memberi sanksi kepada calon peserta SNMPTN selanjutnya yang berasal dari sekolah terkait sehingga tidak dapat masuk di PTN tersebut untuk beberapa tahun.

Sementara bagi para peserta yang tidak lolos jalur seleksi SNMPTN melalui jalur prestasi akademik nilai raport, mereka dapat menempuh tahapan selanjutnya yaitu mendaftarkan diri untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN