Choirul Huda
Choirul Huda wiraswasta

Penulis di Kompasiana (Kompasianer) yang hobi reportase untuk menulis catatan harian, musik, olahraga, fiksi, dan sebagainya. @roelly87 (www.roelly87.com)

Selanjutnya

Tutup

Muda

Berlibur ke Bandung Sambil Menikmati Koleksi Buku Klasik

29 Desember 2011   01:34 Diperbarui: 25 Juni 2015   21:38 1532 3 0

[caption id="attachment_151867" align="aligncenter" width="614" caption="Zoe Library saat malam hari"][/caption] Menjelang libur panjang tahun baru, dari hari Sabtu hingga Senin nanti, tentunya banyak yang mempunyai rencana untuk pergi berlibur ke beberapa kawasan wisata, seperti Puncak, Bandung, Bogor, Ancol atau di Jakarta sendiri. Nah, tidak ada salahnya kalau kita rekreasi sembari menikmati bacaan melalui buku, novel ataupun komik. Hitung-hitung, sambil wisata kita dapat menambah pengetahuan. Rekreasi ke Bandung? Dalam pikiran kita pasti terbayang, kawasan Tangkuban Perahu, Lembang, Dago, Gasibu, atau deretan butik di jalan Riau (RE. Martadinata). Dengan jarak yang lumayan dekat dari Jakarta, hanya sekitar 180 km dengan memakai Bus kurang lebih 2 jam atau bila naik kereta api sekitar 3 jam lamanya. Entah kalau memakai kendaraan pribadi, mungkin bisa lebih cepat dari itu, tapi saya sendiri belum pernah memakai kendaraan pribadi, jadinya kurang mengetahui. Apalagi bagi kaum muda, tentunya saat ke Bandung pikiran tidak jauh-jauh dari yang namanya tempat ajeb-ajeb, dugem dan dunia malam yang banyak tersebar disana di sepanjang jalan Braga, Juanda, ataupun Sudirman. Namun sayang sekali, kalau melewatkan waktu liburan hanya untuk mengunjungi tempat yang begituan, setidaknya kita meluangkan waktu untuk mencari tempat yang bermanfaat ataupun tidak terlalu mahal untuk ukuran kantong kita. Saat libur Natal kemarin, usai mengantarkan Nenek dan Bibi ke Gereja di jalan Merdeka, Bandung. Saya dan beberapa saudara pun hendak menuju mal di kawasan Kiara Condong untuk menonton film Hafalan Shalat Delisha. Namun sebelumnya, saat melewati Gasibu ke arah Cicaheum, saya berbelok arah ke jalan Dipati Ukur untuk menuju sebuah Kafe dan juga tempat penyewaan buku yang bernama Zoe Library Shop and Cafe di jalan Pager Gunung. Sambil bernostalgia sejenak, maklum saya sendiri sudah hampir tiga tahun belum lagi menyambangi tempat penyewaan buku tersebut yang dahulunya bernama Zoe (Zone of Edutainment) yang menjadi salah satu tempat populer kalangan mahasiswa dan pelajar. Disana kami menyewa beberapa buku, terutama komik serta kisah wayang kegemaran saya. Tak lupa sambil mengisi perut yang keroncongan dan juga menikmati jus kiwi sebagai bekal untuk menonton film di bioskop. Karena selain harganya murah meriah, menurut ukuran kami para mahasiswa, tempatnya pun sangat nyaman apalagi tersedia wifi gratis untuk berselancar di dunia maya. Selain penyewaan buku dan cafe, disana juga terdapat rental DVD original serta menjual buku-buku terbaru dengan pernak-perniknya. Dengan lantai atas untuk tempat beristirahat sambil tiduran dan melonjor, juga tersedia toilet untuk penikmat buku serta Musholla kecil untuk Sholat. Harga sewa buku, komik dan novel termasuk murah meriah, berkisar dari rp 800 rupiah sampai rp 4.000 untuk baca ditempat. Sedangkan bagi yang berminat untuk membawa pulang dan dibaca di rumah, harga sewanya dari rp 1.000 hingga rp 15.ooo tergantung apa buku yang disewa. Dahulu, saat masih bekerja di Bandung, acapkali saya sering menghabiskan sepanjang hari bercengkrama dengan puluhan buku yang saya sewa dari sekitar sepuluh ribu koleksi yang ada. Karena ada program baca sepuasnya, baik itu untuk anggota maupun non anggota. Yang lebih menarik disini adalah, tersedianya buku-buku lawas atau koleksi jadul, mulai dari Pramoedya Ananta Toer hingga Lupus atau Mira W untuk penggemar novel. Koleksi wayang pun sangat lengkap, dan ini adalah santapan saya saat mengunjungi kesana, mulai dari kisah Mahabarata, Ramayana, Pandawa Seda, Arjunasasrabahu, Batara Yudha dan banyak lagi. Tak ketinggalan karya dari luar pun banyak terdapat disana, Romance of the Three Kingdom, Legenda Pendekar Pemanah Rajawali, Golok Pembunuh Naga, Pendekar Hina Kelana, karya Kho Ping Hoo lengkap dalam susunan lemari. Tak ketinggalan novel laris Dan Brown, mulai dari Da Vinci Code hingga Angel and Demon, seri Harry Potter, seri Lord of the Ring, atau juga La Tahzan dan Umar Khayyam dari Persia. Lokasinya yang strategis yakni di kawasan Dago, dimana tempat ngumpul kawula Bandung, yaitu di jalan Pager Gunung, Dipati Ukur. Selain di Bandung, Zoe juga terdapat di Depok, yakni di jalan Margonda Raya, yang sayangnya belum sempat berkunjung kesana. Jadi, mari kita menikmati waktu liburan sambil mengisinya dengan yang bermanfaat, membaca buku sebagai gudangnya pengetahuan.

*   *   *

[caption id="attachment_151869" align="aligncenter" width="614" caption="Dilihat dari lantai atas"][/caption]

*   *   *

[caption id="attachment_151870" align="aligncenter" width="614" caption="Ribuan buku, majalah, komik dan literatur sastra tersedia disini"][/caption]

*   *   *

[caption id="attachment_151871" align="aligncenter" width="614" caption="Beberapa pengunjung sedang menyewa buku"][/caption]

*   *   *

[caption id="attachment_151873" align="aligncenter" width="614" caption="Cafe yang artistik dan sangat menarik"][/caption]

*   *   *

[caption id="attachment_151874" align="aligncenter" width="614" caption="Tempat penyediaan rental DVD"][/caption]

*   *   *

[caption id="attachment_151878" align="aligncenter" width="614" caption="Beberapa harian lokal yang memuat tentang Zoe"][/caption]

*   *   *

[caption id="attachment_151880" align="aligncenter" width="614" caption="Lantai atas, tersedia Musholla kecil untuk Sholat, Toilet juga dapat baca buku sembari tiduran"][/caption]

*   *   *

Tulisan ini hanyalah pengalaman pribadi saya saat berkunjung kesana selama berada di Kota Bandung.

Dan, tidak dimaksudkan untuk mempromosikan tempat, produk ataupun hal lainnya. :)

*   *   *

Djembatan Lima, 29 Desember 2011 (08:30 wib)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2