Mohon tunggu...
Robert Parlaungan Siregar
Robert Parlaungan Siregar Mohon Tunggu... lainnya -

Sekarang Pemerhati Indonesia Kekinian.

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

DPD Mencontoh DPR, Tanpa Lelah Meningkatkan Taraf Hidup Mereka

15 April 2016   21:36 Diperbarui: 15 April 2016   21:55 401
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Sangat melelahkan  menyaksikan sepak terjang DPR. Sikap tidak terpuji malah memalukan  seperti tidur dalam sidang atau bolos. Rajin berjalan-jalan keluar negeri, berfoya2  tinggal di hotel mewah dengan membawa keluarga atas biaya Negara.

Independent Parliamentary Standards Authority dan IMF, menyebut bahwa gaji anggota DPR RI berada di peringkat keempat terbesar di dunia .

Kinerja DPR minim, tetapi sangat bersemangat meningkatkan gaji dan tunjangan mereka, terlepas dari kondisi ekonomi bangsa, terlepas dari tingginya angka kemiskinan.

Sebagian wakil rakyat kita mengupayakan  tambahan penghasilan dari perbuatan korupsi, hampir selalu korupsi berjamaah.

Dewan Perwakilan Daerah (DPD), mencontohi DPR meningkatkan taraf hidup dan kehormatan mereka

Sejak 2004 kita diperkenalkan pada kelompok baru pada lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan yaitu DPD. DPD merupakan perwakilan dari setiap provinsi yang dipilih melalui Pemilihan Umum.

Gedung DPD baru di Pusat

DPD pemain baru, mula-mula banyak berdiam diri, sekarang DPD mengajukan penambahan anggaran Rp 1,6 triliun dalam APBN 2016 untuk pembangunan gedung di Jakarta. Alasan DPD, pembangunan gedung ini penting, karena hingga kini hanya DPD yang belum memiliki gedung sendiri.

Rakyat banyak menolak gedung baru khusus DPD.

 

Gedung DPD di 31 provinsi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun