Mohon tunggu...
Rizal Azmi
Rizal Azmi Mohon Tunggu... Guru - Sekretaris Yayasan Annida Qolbu & Tenaga Pendidik

Menulis buku Fiksi dan non fiksi Memasak Membaca Novel

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Luka Restu

21 November 2023   07:00 Diperbarui: 21 November 2023   07:06 49
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Jika kobaran api adalah lambang semangat cinta yang membara..

Maka aku tak ingin mencintaimu terlalu bersemangat

Karena lambat laun akan padam ketika hujan menerpa, 

Lalu mati meninggalkan asap luka yang menjalar disekitarnya.

Aku hanya ingin mencintaimu apa adanya dalam kekuranganmu,

Seperti kisah cinta Qais dan Laila yang sederhana

Namun terukir dalam sejarah meski tak sempat memiliki

Dayaku runtuh, kuasaku ambruk karena angan yang menjulang tinggi

Sedangkan diri hanya debu yang kala ditiup angin terbang entah kemana

Beda denganku yang maha karya sang kuasa

Sempurna tanpa cacat dan cela

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun