Mohon tunggu...
Rifki Feriandi
Rifki Feriandi Mohon Tunggu... Relawan - Open minded, easy going,

telat daki.... telat jalan-jalan.... tapi enjoy the life sajah...

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

Merasakan Kenyamanan Mazda Biante yang "Eco-Friendly dan Sehat"

7 Agustus 2018   06:14 Diperbarui: 7 Agustus 2018   07:07 2477
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dashboard keren, AC Nanoe Air Purification System yang sehat | Foto: Rifki Feriandi

Merasakan Kenyamanan Mazda Biante yang Eco-friendly dan Dan Sehat

Setiap ada acara pameran mobil, selain melihat produk-produk dari mobil-mobil keren, biasanya perhatian saya terfokus pada mobil MPV. MPV adalah singkatan dari Multi-Purpose Vehicle atau sering disebut Minivan. 

Saya lebih suka menyebutnya mobil keluarga. Kenapa MPV?  Ya karena sebagai ayah, saya membutuhkan mobil yang nyaman untuk dipakai sekeluarga.

Di GIIAS 2018 di ICE BSD, mata saya tertuju ke area Mazda. Ya, ada satu mobil yang rasanya cocok banget. Mazda Biante.

Sebagai pemakai mobil MPV dalam sepuluh tahun belakangan dengan berbagai merek, saya jadi tahu apa yang saya butuhkan, mobil minivan apa yang saya inginkan. Jadi, bolehlah mengeksplore Mazda Biante di pameran itu.

Lapang dan luas

Lega banget | Foto: Rifki Feriandi
Lega banget | Foto: Rifki Feriandi
Saat membuka pintu, kesan itu langsung muncul. Lapang. Istilah saya mah bisa "bernafas dengan lega". Langsung deh kebayang anak-anak di belakang plus kakek-neneknya yang ikut bisa duduk dengan santai. Cocoklah buat si Aki -Enin yang badannya cukup besar juga si Kakak yang tinggi serta tidak lupa si Ade yang bongsor. Ruangan dalam yang lebih lebar memberi cukup banyak ruang "bernafas" dan santai di kursi belakang. Tiga-tiga. Ya, Mazda Biante adalah 8-seater car.

Rasa lapang yang berubah nyaman juga muncul karena langit-langitnya yang tinggi. Cocok buat si Aki ,yang lebih tinggi dari si Ayah, jika ingin duduk bareng Enin di paling belakang. Eaaa.... Headroom yang tinggi makin terasa di kursi pengemudi.

Headroomnya tinggi | Foto: Rifki Feriandi
Headroomnya tinggi | Foto: Rifki Feriandi
Fleksibilitas jok

Kenyamanan makin terasa ketika mencoba mengatur posisi jok tengah dan belakang. Kebayang nih jika mau jalan tanpa bawa barang-barang, kursi belakang bisa digeser lebih ke belakang sehingga penumpang yang duduk bisa berselonjor lebih lega. Itu belum ditambah reclining sandarannya. 

Sementara jok di tengah pun bisa diatur dipepetin atau dipisah. Jadi kalo dikepinggirin, seperti duduk di pesawat gitu. Ada isle - gang. Ada dudukan tangannya lagi, meski hanya ada di satu sisi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun