Mohon tunggu...
riap windhu
riap windhu Mohon Tunggu... Sales - Perempuan yang suka membaca dan menulis

Menulis untuk kebaikan

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Diabetes pada Anak Itu Ada, Bagaimana Masa Depan Anak?

15 November 2018   11:20 Diperbarui: 15 November 2018   15:27 1173
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bila gula darah terkontrol dengan baik, anak bisa melakukan aktivtas tana gangguan, layaknya anak sehat (dok.windhu)

Bila gula darah terkontrol dengan baik, anak bisa melakukan aktivtas tana gangguan, layaknya anak sehat (dok.windhu)
Bila gula darah terkontrol dengan baik, anak bisa melakukan aktivtas tana gangguan, layaknya anak sehat (dok.windhu)
Sementara, untuk DM tipe-2 pada anak, biasanya terdiagnosis pada usia pubertas atau lebih tua. Seringkali disertai dengan adanya kulit menjadi lebih gelap. Resistensi insulin atau gangguan pada kerja insulin, dapat menyebabkan beberapa area kulit anak berubah menjadi lebih gelap, seperti ketiak dan leher.

Untuk DM tipe-2, pencegahannya dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, yakni:

1. Mempertahankan berat badan ideal. Jika anak memiliki berat badan berlebih, maka upayakan untuk menguranginya sekitar 5-10 untuk mengurangi risiko.

2. Diet kalori dan rendah lemak sangat dianjurkan

3. Memperbanyak makan buah dan sayur. Mengonsumsi berbagai macam buah dan sayur setiap hari

4. Mengurangi minum-minuman manis dan bersoda

5. Aktif berolahraga. Upayakan untuk berolahraga setidaknya 30 menit dalam sehari untuk mencapai berat badan ideal. Olahraga juga bisa menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kadar insulin

6. Membatasi penggunaan gadget 

Anak Diabetes dan Masa Depan

Lalu bagaimana masa depan anak dengan diabetes? Setiap anak dimanapun berhak untuk meraih masa depannya sesuai cita dan melakukan kegiatan yang diinginkan. Dewi Ulfah, misalnya. Perempuan yang memasuki usia 57 tahun ini, terkena diabetes sejak berusia 5 tahun.

"Saya sudah bersahabat dengan diabetes selama 52 tahun," kata Dewi.

Dua orang dengan diabetes yang menjadi inspirasi, yakni dr Firas yang berprofesi sebagai dokter dan ibu dewi sebagai dosen perguruan tinggi (dok.windhu)
Dua orang dengan diabetes yang menjadi inspirasi, yakni dr Firas yang berprofesi sebagai dokter dan ibu dewi sebagai dosen perguruan tinggi (dok.windhu)
Menurut Dewi yang kini berprofesi sebagai salah satu dosen di IPB, kondisi saat ini sudah lebih mudah ketimbang saat Dewi terkena saat suntik insulin masih langka. Saat masih muda, Dewi bisa ikut kegiatan bola basket dan menjadi wakil daerah untuk kemping nasional.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun