Mohon tunggu...
Rhiana Prameswari
Rhiana Prameswari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Pembelajar

Keep learning and trying

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno Pilihan

Penggunaan Kemasan Logam untuk Produk Olahan Hasil Perikanan di Indonesia

3 November 2022   09:48 Diperbarui: 3 November 2022   09:53 652
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Sumber : King's Fisher)

Oleh 

Junianto, Riana Rahmawati, Darra Yedha, Ulfa Novia, Regita Damayanti, Putri Budi Setiyanti dan Rhiana Prameswari

 

  • Staff dosen departemen Perikanan - Univeristas Padjadjaran
  • Mahasiswa Program Studi Perikanan - Univeristas Padjadjaran

 

Agar tetap kompetitif, para pelaku industri dimotivasi oleh kemajuan teknologi untuk terus berinovasi. Pelaku usaha terkait pangan juga terlibat dalam hal ini. Untuk produk pangan yang berkualitas dan aman, industri pangan harus terus berinovasi. Industri makanan harus mampu bersaing, khususnya dalam keamanan produk. Jika kemasan dapat melindungi makanan dari kontaminasi, maka produk tersebut aman untuk diperjualbelikan. Jenis makanan sangat menentukan jenis kemasan yang aman.

Dalam hal menjaga kualitas produk, pengemasan memainkan peran penting. Pengemasan yang tepat sangat penting karena jika dilakukan dengan tidak benar, produk mungkin tidak memenuhi standar kualitas. Pengemasan yang ideal, menurut Agoes (2004), harus benar-benar inert secara kimiawi dan memungkinkan bahan makanan untuk mempertahankan karakteristik aslinya. Namun, bahan yang digunakan dalam kemasan jarang yang benar-benar inert. Tergantung pada sifat bahan kemasan dan makanan yang diawetkan, beberapa reaksi tidak dapat dihindari atau dicegah. Bahan kemasan logam yang tersedia untuk produk perikanan akan dibahas sebagai berikut.

Pengertian kemasan logam

Logam adalah bahan yang paling mudah beradaptasi untuk kemasan. Logam dapat diterima secara sosial, mudah dibentuk, menawarkan keamanan fisik, dapat digunakan sebagai elemen dekoratif, dapat didaur ulang, dan dapat ditempa. Bahan kemasan logam yang dimaksud adalah yang terbuat dari tembaga, emas, perak, atau kombinasi dari bahan-bahan tersebut. Baja dan aluminium adalah dua logam yang paling umum digunakan (Marsh et al. 2007). Karena hampir tidak pernah bereaksi dengan makanan, baja tahan karat banyak digunakan dalam industri makanan (Andani 2014).

Jenis-jenis kemasan logam

  • Plat timah (tin plate)

Kaleng terbuat dari bahan pengemas yang disebut pelat timah. Industri makanan banyak menggunakan kaleng pelat timah. Lembaran baja yang dilapisi timah membentuk pelat timah ini. Kandungan timbal dari pelat timah ini berkisar antara 1,0 hingga 1,25 persen dari berat kaleng. bisa dan datang dalam bentuk lembaran atau gulungan baja karbon rendah. Produk yang disterilkan biasanya menggunakan pelat timah ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun