Mohon tunggu...
Reyhan satria kusuma
Reyhan satria kusuma Mohon Tunggu... Mahasiswa universitas muhammadiyah sidoarjo

Mahasiswa umsida

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Opini: Pentingnya Komunikasi Pemasaran di Kala Pandemi

14 Januari 2021   03:50 Diperbarui: 14 Januari 2021   05:33 26 0 0 Mohon Tunggu...

Sudah lebih dari 11 bulan Indonesia di serang oleh wabah virus covid 19,berbagai upaya di lakukan oleh pemerintah untuk meredam angka Kenaikan persebaran mulai dari penyelenggaraan lockdown,PSBB, menerapkan protokol kesehatan, Dan segala sesuatu yang harus di lakukan secara online.

Namun dampak dari kebijakan pemerintah malah memperburuk keadaan seperti yang di lansir oleh Tempo.co "dalam waktu 4 bulan setidaknya Ada 3.5 juta karyawan di phk dari pekerjaannya" hal ini di lakukan karna.. 

Pertama, lemahnya permintaan pasar, termasuk akibat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kedua adalah keterbatasan bantuan modal. Ketiga keterbatasan cash-flow terutama untuk membiayai gaji tenaga kerja yang merupakan komponen tertinggi dari biaya perusahaan.

Tentu saja hasil dari kebijakan pemerintah menyebabkan angka pengangguran semakin meningkat, namun kebijakan ini tidak terlalu berdampak buruk bagi umkm yang berjalan di mediasosial.

jaringan di mediasosial sangatlah meluas tidak hanya nasional melainkan juga internasional namun untuk mempertahankan usaha ini tentu saja di butuhkan komunikasi pemasaran yang baik dalam marketing product 

meski dihadapkan pandemi covid 19 umkm online yang memiliki pengetahuan dan skill komunikasi pemasaran masih memiliki omset yang melimpah di dalam tokonya, "ya mungkin Karna tidak diobrak oleh satpol pp saat berjualan lewat tengah malam". 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x