Mohon tunggu...
Revaputra Sugito
Revaputra Sugito Mohon Tunggu... -
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

We Love Trisakti

Selanjutnya

Tutup

Politik

Fokus Kasus Penistaan Agama Bag. 1: Seharusnya Mabes Polri Tidak Beropini

7 November 2016   05:22 Diperbarui: 7 November 2016   06:38 1241
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Berikutnya lagi : Undangan Palsu, Cek Kosong, Berita Palsu, Kontrak Abal-abal, dan lain-lainnya adalah barang-barang yang memang dikenal bisa digunakan untuk menipu ataupun membohongi.

Lalu bagaimana dengan Frasa : Dibohongi Pakai Ayat Al Maidah? Apa artinya itu?

Apakah Ayat Al Maidah memang biasa dipakai untuk menipu/ membohongi? Kalau memang tidak biasa dan tidak umum, apakah bisa Ayat Al Maidah itu dipakai untuk membohongi Umat?

Apakah bisa Ayat Injil digunakan untuk berbohong? Apakah bisa Ayat Tripitaka ataupun Ayat Weda bisa digunakan untuk membohongi umat Budha atau Hindu?

Kalau memang tidak mungkin bisa ayat-ayat dari masing-masing Kitab Suci itu digunakan untuk membohongi umatnya, maka pertanyaan besarnya adalah :

Apakah orang yang mengatakan bahwa sebuah Ayat Suci dari satu kitab Agama bisa dipakai untuk membohongi umat itu dapat disimpulkan bahwa orang itu telah merendahkan Kitab Suci Agama tersebut? Apakah ia telah melakukan Suatu Penistaan Agama?

Jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini sengaja tidak saya jawab dan saya serahkan kepada masing-masing pembaca untuk menjawabnya sendiri.

Dengan demikian bila masing-masing orang menggunakan Logikanya dengan benar, menggunakan nuraninya dengan bersih maka dia akan menemukan Kesimpulannya dengan benar.

Catatan Untuk Sub Judul ini adalah :

1.Dalam artikel in saya memang tidak membahas Share dari Buni Yani sama sekali. Kenapa, karena hal itu akan membuat kita semua tidak focus pada masalah sebenarnya. Kalau Buni Yani terbukti memplintir pernyataan Ahok ya sudah seharusnya dia dihukum. Yang harus kita lakukan adalah Fokus pada Pernyataan Asli dari Ahok.

2.Saya tidak ingin berdebat dengan Pendukung Ahok yang fanatic. Umumnya mereka pakai alasan-alasan yang diluar substansi masalah. Contoh : Hanya karena ingin membela Ahok maka mereka mengatakan : Ahok Benar, karena faktanya banyak Ulama yang membohongi umat Islam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun