Mohon tunggu...
Renjiro Ornata
Renjiro Ornata Mohon Tunggu... Jurnalis - Pelajar

laki-laki lahir di Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Nature

Perkembangan Teknologi Transportasi dalam Era Globalisasi dan Dampaknya bagi Manusia

1 Agustus 2019   21:45 Diperbarui: 1 Agustus 2019   22:03 38072 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Seiring berkembangnya suatu zaman, semakin banyak perkembangan yang terjadi di dalam dunia ini yang semakin lama semakin maju dan canggih. Apalagi di dalam era globalisasi ini, segala sesuatu yang kita butuhkan bisa diakses secara mudah, seperti teknologi transportasi.

Teknologi transportasi sendiri merupakan sebuah teknologi yang yang mampu mendukung pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin. Transportasi digunakan dan diciptakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Istilah "teknologi" berasal dari "techne " atau cara dan "logos" atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. 

Bicara tentang era globalisasi, mari kita memulainya dari awal masa revolusi industri. Penemuan-penemuan yang terjadi pada revolusi Industri di abad ke-19 mengubah perkembangan transportasi dalam berbagai aspek, seperti Penemuan mesin uap dan jalur kereta api yang memungkinkan transportasi darat untuk bergerak secara mandiri tanpa tenaga manusia atau binatang. Hal ini pun mengakibatkan adanya perkembangan kecepatan dan kapasitas transportasi. 

Dengan adanya perkembangan mesin bakar dan automobile pada tahun 1900-an, perkembangan teknologi transportasi darat pun menjadi semakin maju. Jalan raya modern pertama juga kemudian dibuat pada abad ke-19.

Lalu, perkembangan teknologi mencapai sebuah tingkat yang lebih tinggi dengan adanya penemuan pesawat terbang oleh Wright Bersaudara. Seusai perang dunia 1 pada tahun 1903, pesawat terbang pun menjadi sebuah mode transportasi umum untuk memindahkan manusia dan barang dengan cepat.

tampang.com
tampang.com
Setelah Perang Dunia 2 usai, mulailah berbagai perkembangan dalam pesawat dan automobile yang mengakibatkan berkurangnya penggunaan kapal dan kereta api. Beberapa tahun kemudian penerbangan luar angkasa pun dikembangkan pada tahun 1950-an.

Pada tahun 1970-an mulailah berbagai perkembangan yang drastis seperti peningkatan  komersialisasi pesawat terbang dengan penemuan mesin jet yang mengakibatkan akses pesawat terbang menjadi lebih terbuka bagi publik. Selain pesawat terbang, transportasi automobile serta motor juga berkembang secara pesat, dimana sampai saat ini ketersediaannya dapat diakses dengan mudah oleh publik.

Berikut merupakan beberapa peristiwa penting yang mendasari berkembangnya teknologi transportasi secara global:

  1. 1885: Benz membuat mobil produksi pertama

  2. 1903: Orville and Wilbur Wright, Wright bersaudara membuat penerbangan pertama

  3. 1908: Henry Ford menerapkan sistem produksi ban berjalan untuk pembuatan mobil secara massal

  4. 1926: Roket berbahan bakar cair pertama diluncurkan

  5. 1932: Pemerintah Jerman membangun Autobahn/Jalan Bebas Hambatan pertama

  6. 1939: Pesawat terbang jet pertama Jerman diterbangkan atas dasar desain turbin yang dibuat Hans von Ohain di tahun 1936

  7. 1942: Helikopter yang didesain dan diproduksi oleh Igor Sikorsky

  8. 1947: Pesawat supersonik pertama diterbangkan

  9. 1953: Kapal yang digerakkan dengan nuklir pertama diluncurkan

Perkembangan Teknologi transportasi di era globalisasi ini tentunya sangat membantu kehidupan sehari-hari manusia. Seperti masyarakat di pedesaan, karena transportasi sangat diperlukan dalam menyalurkan hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan ke perkotaan yang mempermudah hubungan perekonomian masyarakat desa dengan masyarakat di perkotaan.

Selain itu dengan adanya teknologi transportasi kita dapat mempersingkat waktu perjalanan dan tidak memerlukan waktu banyak dalam menempuh perjalanan. Hal yang mengagetkan adalah gas karbon monoksida dari kendaraan bermotor bila bereaksi dengan oksigen di udara akan menghasilkan gas karbon dioksida yang bisa dimanfaatkan dalam proses fotosintesis pada tumbuhan.

Namun sayangnya semakin berkembangnya teknologi informasi, minyak bumi yang masih berlimpah akan menjadi semakin langka seiring dengan perkembangan dan pemakaian alat transportasi yang terus-menerus,kemudian tumpahnya minyak dari kapal yang mengangkut hasil minyak bumi bisa menyebabkan kerusakan alam laut dan biota di dalamnya, selain itu pencemaran udara dan suara yang mempengaruhi psikologi serta mengancam kesehatan manusia, lalu berkurangnya area pertanian dikarenakan peningkatan pembangunan fasilitas transportasi seperti bandara, jalan raya dan berbagai hal yang lain yang bisa mengancam alam dan diri kami sendiri.

Dari semua yang telah disajikan disini dapat kita katakan bahwa teknologi transportasi ini bisa saja berguna untuk kehidupan manusia, namun penggunaannya pun harus dibatasi agar sumber daya alam yang kita miliki sekarang tidak habis.

Tak hanya itu, jika kita ingin menciptakan suatu teknologi transportasi baru di kemudian hari, pastikan bahwa kita sudah memikirkan apa efek dan dampaknya bagi lingkungan kita, jadi jangan sampai kita merusak lingkungan. Oleh karena itu hal yang perlu diupayakan adalah mencari energi alternatif yang tidak mencemari lingkungan, mengalihkan transportasi kepada transportasi yang ramah lingkungan. 

Penulis : Phoebe, Leticia Hadi, Ivan, Vicky, Fellipe

Editor : Renjiro

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan