Mohon tunggu...
Red Catur Prasetya News
Red Catur Prasetya News Mohon Tunggu... Jurnalis - Media Catur Prasetya News adalah Media Publik Untuk belajar Hukum yang Adil dan beradab

Etika Jurnalistik & Siaran Beretika Moral dan etika pada hakekatnya merupakan prinsip dan nilai-nilai yang menurut keyakinan seseorang atau masyarakat dapat diterima dan dilaksanakan secara benar dan layak. Dengan demikian, prinsip dan nilai-nilai tersebut berkaitan dengan sikap yang benar dan yang salah yang mereka yakini. Etika sendiri sebagai bagian dari falsafah merupakan sistem dari prinsip-prinsip moral termasuk aturan-aturan. Kees Bertens, dalam bukunya "ETIKA" menyatakan bahwa Etika berasal dari kata Yunani Ethos, yang artinya sama dengan kata Latin "Mores", yaitu adat, kebiasaan, cara pikir. Maksudnya, Etika adalah tentang adat, kebiasaan, cara pikir yang berlaku untuk suatu kelompok manusia tertentu (suku bangsa, kelompok profesi, pelaku usaha dll) , pada suatu waktu tertentu. Begitu juga Moral. Jadi Media Catur Prasetya News tidak membedakan antara Etika dan Moral.

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Rumah Bantuan Dhuafa Diperjualbelikan oleh Oknum Pejabat Administrasi Gampong bersama Aparatur Desa Uteeun Bayi Lhokseumawe

27 Mei 2022   21:09 Diperbarui: 27 Mei 2022   21:14 1437
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Report by Chandra. (27/5/22)

Lhokseumawe| Catur Prasetya News - Banyak Pihak minta pihak Terkait Pembangunan rumah dhuafa, Ketua Tim Investigasi Rumah Dhuafa Nurul Aini Aktifis Pemantauan Hukum Dan Lingkungan Hidup LSM GASPARI (Gerakan Aspirasi Pemuda Aceh Rakyat Indonesia, Kamis 26/5/22. Berdasarkan Hasil Pantauan, diduga kuat ada Oknum Perangkat Desa Jual Belikan Rumah Dhuafa Di kota Lhokseumawe terindikasi Penyalahgunaan wewenang dan Jabatan dengan Modus Operandinya dijual dengan perkiraan biaya mencapai 15 Juta 

Pungutan Liar yang telah disepakati bersama Penjual dan Pembelinya adalah Oknum Perangkat Desa dan Bidan Puskesmas Bantuan Yang beraktivitas dikantor Puskesmas Pustu Uteeun Bayi Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe yang Ironis bantuan Rumah Dhuafa Tersebut Atas Nama Pemilik Bustanuddin suami dari Bidan Yang Berinisial Y Rumah Bantuan Dhuafa yang bersumbwr PUPR Pro dijual dengan Bandrol 15 Juta per Unit Oleh Perangkat Desa berinisial Y. 

Report Chandra doc CP News 27/5/22
Report Chandra doc CP News 27/5/22

Y adalah Biden Atau Petugas Pustu Uteeun Bayi Lhokseumawe, Adalah Isteri Sah Saudara Bustanuddin Nama Penerima Manfaat yang sudah lama berkerja Di Puskesmas Desa Gampong Uteeun Bayi Calon Penerima Manfaat yang Tidak Tepat Sasaran Ironisnya, Rumah Dhuafa Bantuan PUPR Prov Aceh yang selanjut selanjutnya Y Diakhir Tahun 2021 yang lalu petugas Puskesmas Bidan desa Y menawarkan Bantuan Rumah Dhuafa tersebut kepada Saudara berinisial A adalah warga masyarakat sipil Miskin Katagori Kurang Mampu yang Berkerja sebagai Tungkang Jaga Parkir Pinggir Jalan Samudera dekat dengan Kediaman Rumah Dinas Kapolres Lhokseumawe 

Udah tidak tepat Sasaran Penerimaan Manfaat nya Bustanuddin suami Y menawarkan kepada A yang merupakanP orang pertama ditawari untuk membeli bangunan Rumah yang bertipe 36 . Karena A tidak Memiliki Uang Cukup, Oknum Perangkat Desa tersebut mengalihkan kepada sesama okunum Perangkat Desa yang Berinisial M alias Mess

REKANAN PROYEK PENGERJAAN SEKDES GAMPONG UTEUN BAYI LHOKSEUMAWE 

Sekretaris Desa Gampong Uteeun Bayi Lhokseumawe Al Khalid Mengaku urusan jual'beli Rumah Bantuan Layak Huni dari Program PUPR Pihaknya hanya data saja. dokpri
Sekretaris Desa Gampong Uteeun Bayi Lhokseumawe Al Khalid Mengaku urusan jual'beli Rumah Bantuan Layak Huni dari Program PUPR Pihaknya hanya data saja. dokpri

Kamis Malam, didepan Teras Rumah Kediaman Al-Khalid Abdullah Adalah sekretaris Desa yang Juga Berprofesi Kontraktor yang juga sekaligus pejabat administrasi Gampong Uteun Bayi. 

Al khalid Saat Dilakukan Konfirmasi Langsung menyebutkan dirinya adalah orang yang membangun rumah bantuan Yang Dimaksud.  

Sekdes Uteun Bayi tersebut juga merasa berat saat mengerjakan proyek pembangunan Rumah Bantuan Dhuafa yang pengerjaannya penuh Belum dibayar hingga berita ini belum diturunkan."Udah Banyak modal uang pengerjaannya penuh tapi uang nya belum dibayar sampai Dengan sekarang" sebut Al Khalid Kesal karena uang modal besar tertanam dalam pengerjaan proyek pembangunan Rumah Bantuan Dhuafa tersebut.


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun