Mohon tunggu...
Rani Yulianty
Rani Yulianty Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Moms two kids

Blogger, penulis buku cerita anak, pebisnis

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Momen Kebersamaan yang Tak Ingin Terlewatkan

23 Agustus 2016   14:21 Diperbarui: 23 Agustus 2016   14:34 31 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

“Bundaaaaa …. mau makan roti,” teriak si sulung yang berusia 3,5 tahun.

“Mamam … mamam … mamam …” jerit si bungsu yang berusia satu tahun sambil menunjuk botol dot susunya.

Itulah rutinitas setiap pagi menjelang berangkat ke kantor. Sebagai ibu bekerja, saya sudah berusaha bangun sepagi mungkin untuk menyiapkan segala keperluan anak-anak dan persiapan saya berangkat kerja. Namun, rasanya kehebohan di pagi hari tidak pernah usai. Selalu saja muncul kejadian-kejadian yang membuat emosi membuncah dan bikin naik darah. Apalagi si sulung selalu saja mencari perhatian karena merasa tersaingi oleh adiknya yang juga menuntut perhatian. Ya. Itulah rutinitas pagi saya setiap pagi sebelum berangkat kerja. Sarapan pagi bersama nyaris tidak pernah dilakukan karena saya selalu terburu-buru menyiapkan segalanya. Maklumlah, sekarang jalanan makin macet dan saya pun harus tiba di kantor tepat waktu jika tidak ingin mendapatkan banyak potongan gaji. Hehehehe …

Lalu, kapan kebersamaan saya bersama anak-anak?

Pagi penuh keributan biasanya akan terlewatkan begitu sudah mengantarkan anak-anak ke sekolah dan daycare lalu ke kantor. Saya pun menjalani rutinitas di kantor dan melaksanakan tugas-tugas yang harus saya selesaikan hari itu. Jam istirahat merupakan waktu yang ditunggu untuk bisa menikmati santap siang bersama teman-teman sekantor. Kadang teringat, anak-anak sedang apa, ya? Makannya lahapkah di sekolah? Mereka seru bermainkah di sekolah? Tapi, saya tidak mau berlarut-larut dalam berbagai pikiran. Saya ingin menikmati waktu rutinitas untuk rileks sebentar dan kembali melanjutkan pekerjaan yang belum selesai.

Waktu pulang kerja adalah saat yang ditunggu. Saat bel tanda pulang berbunyi, saya langsung ngibrit pulang dan langsung menjemput anak-anak. Inilah momen kebersamaan bersama anak-anak. Setiap sore, saya menikmati perjalanan, menikmati kepadatan lalu lintas dengan cara ngobrol bersama si sulung. Anak pertama saya ini memang rada cerewet dan suka menanyakan banyak hal kepada saya. Saat dilihatnya ada pembangunan jalan layang, dia akan terus memberondongi saya dengan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan pembangunan jalan layang.

Pulang ke rumah, saya tidak sempat memasak untuk makan malam. Sebabnya adalah karena si bungsu tidak mau ditinggal ke dapur. Bikin susu pun harus sambil digendong. Kalau ditinggal ke dapur, dijamin akan langsung mengeluarkan suara merdunya alias menangis. Duuh, inilah nasib emak-emak punya balita dan bayi. Akan tetapi, saya tidak mau kehilangan momen kebersamaan saat makan malam. Solusinya, saya order makanan via delivery. Salah satu menu favorit kami sekeluarga adalah pesan ayam kfc yang memang jago santap bersama keluarga. Order menu saya sesuaikan dengan usia anak-anak agar mereka bisa menikmatinya. Alhamdulillah, sejauh ini anak-anak suka dengan menu-menu yang ada di kfc, seperti krim soup, fried chicken,pudding, dan lain-lain.

Momen makan malam bersama anak-anak merupakan momen penting. Saling berbagi dan memperhatikan. Si sulung akan memberi perhatian kepada adik bungsunya yang makannya sedikit. Si kecil sesekali suka menyuap makanannya sendiri dan dibantu kakaknya. Saya pun akan sibuk membereskan sisa-sisa makanan yang mereka santap. Saya tetap menikmati santap malam sambil melihat keceriaan anak-anak.

Tidak setiap orang jago bangun kebersamaan saat santap dengan keluarga. Saya pun tidak jago, untungnya ada kfc yang bisa diorder delivery kapan saja sehingga saya tidak kehilangan momen kebersamaan bersama anak-anak. Sesekali, saya pun sering mengajak anak-anak makan di luar. Agar anak-anak bisa makan bersama Jago santap bersama keluarga. Tujuannya agar tetap mendapatkan momen kebersamaan saat makan bersama. Jago bangun kebersamaan saat santap dengan keluarga memang dibutuhkan untuk mempererat bondingantara saya dengan anak-anak.

Rani Yulianty

FB:http://www.facebook.com/rani.iskandar

Twitter:http://www.twitter.com/raniyulianty

Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan