Mohon tunggu...
Rania Wahyono
Rania Wahyono Mohon Tunggu... Wiraswasta - Freelancer

Mencari guru sejati

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Jangan Takut dengan Omongan dan Opini Orang Lain

29 April 2024   19:52 Diperbarui: 5 Mei 2024   00:01 327
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jangan dengarkan omongan julid orang lain. Foto: pexels.com/Yan Krukau

"Sudah lulus kok masih belum kerja?"

"Kapan beli rumah kok ngontrak melulu"

"Buruan nikah nggak baik lho kalau lama-lama nanti jadi tambah susah dapat jodohnya."

"Udah lama nikah kapan punya anak?"

"Si Aji baru setahun kerja udah bisa beli mobil lho, kamu kapan?"


Beberapa diantara kita mungkin pernah mendapat pertanyaan-pertanyaan nyebelin semacam itu yang sebenarnya di baliknya adalah mindset yang mungkin bisa dibilang tidak semuanya bisa sependapat atau sepemikiran.

Akibatnya kita tidak bisa berhenti memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang diri kita dan merasa cemas takut di hakimi orang lain. Kita jadi kepikiran terus hari ini, besok, lusa dan hari-hari seterusnya. 

Takut dengan Pendapat Orang Lain -  Fear of People’s Opinion (FOPO)

Hakikatnya manusia adalah makhluk sosial, memiliki hasrat untuk bersosialisasi dan diterima masyarakat. Karena bagaimanapun manusia membutuhkan orang lain untuk bertahan hidup. Jadi mempertimbangkan pandangan dari orang lain itu normal dan wajar. Bahkan kadang kita butuh feedback dari orang lain buat berkembang.

Akhirnya kita mungkin akan cenderung jadi mengikuti apa pendapat dan omongan orang lain. Akan tetapi berusaha mempedulikan perkataan orang lain terlalu berlebihan juga tidak baik terutama bagi kesehatan mental.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun