Mohon tunggu...
Ramyi Prayogani
Ramyi Prayogani Mohon Tunggu... Penggiat Sosial dan Penulis Bebas

Berfikir, Mencari, Menulis Solusi

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Apakah Perlu Lockdown Wilayah?

26 Maret 2020   16:12 Diperbarui: 26 Maret 2020   16:28 100 0 0 Mohon Tunggu...

Semakin hari virus corona semakin menunjukkan keganasannya, sejak diumumkan adanya 2 orang yang terpapar covid19 pada tanggal 2 Maret 2020 yang lalu hingga hari ini telah berkembang menjadi 700 lebih , dengan jumlah kematian mencapai 55 penderita. Berkaca dari Negara lain yang juga terjadi wabah virus covid19 , ada persamaan yang didapatkan:

1. Penularan yang sangat cepat

2 Jumlah kematian yang tinggi pada penderita berusia lanjut atau yang telah mempunyai penyakit bawaan sebelunnya seperti diabetes,astma dan lainnya

3 Masa inkubasi virus hingga 14 hari.

Berdasarkan persamaan tersebut mungkin bisa kita temukan kemungkinan yang masuk akal, untuk mencari solusinya. Untuk mendapat solusi terbaik , kita harus perhatikan karakteristik geografis, demografis Indonesia dan kemampuan budgetting pemerintah. Secara geografis Indonesia adalah negara kepulauan sehingga menjadi keuntungan terssendiri yang menghambat kecepatan laju penularan seperti dinegara daratan , China atau eropa. 

Tentu saja ini memudahkan pengawasan perpindahan orang atas wilayah terdampak dengan wilayah yang masih steril. Secara demografis, Indonesia memiliki penduduk usia milenial yang lebih besar dibanding penduduk usia lanjut. Ini juga menguntungkan pemerintah dalam menangani dampak virus corona akan kebutuhan relawan yang diperlukan ketika wabah sudah memakan korban yang banyak , sehingga tenaga medis kekurangan tenaga.. Secara kemampuan ekonomi Indonesia cukup lumayan , devisa atau dana CSR bisa menbiayai penanggulangan dan pengobatan warga yang terdampak corona dalam skala tertentu.

Hari ini terjadi perdebatan bagaimana metode terbaik yang harus diambil pemerintah dalam menangani wabah ini. Banyak yang menuntut dan mendorong pemerintah untuk melakukan lockdown 14 hari sesuai masa inkubasi virus , ada juga yang tidak setuju lockdown, karena biaya anggaran yang besar serta kemungkinan dampak sosial akibat lockdown yang cukup serius seperti penjarahan dan chaos. 

Tapi melihat kecepatan laju penularan Convid19, serta berkaca dari negara italy dan Iran serta terbatasnya tenaga medis dan sarana penunjang diindonesia, maka hal ini tidak bisa dianggap enteng , bisa terjadi wabah yang tidak terkendali, pilihan lockdown lokal atau wilayah tidak bisa diabaikan begitu saja. Beberapa hal yang menjadi kendala diterapkan lockdown selain biaya yang sangat besar ,adalah:

1. Banyaknya kepala keluarga yang bergantung dgn sistem pendapatan harian.

2. Budaya silaturrahmi, gotongroyong serta segan menolak undangan pada masyarakat Indonesia.

3. Budaya pasrah pada sebagian masyarakat Indonesia , yang menyerahkan segala sesuatu yang menimpahnya pada Tuhan yang Maha Kuasa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x