Andri Mastiyanto
Andri Mastiyanto Pegawai Negeri Sipil , Seller Online

Penyuluh KesMas,admin Coin Pendidikan (Coin A Chance) RSKO Jakarta, Nominator tunggal Best Member Backpacker Jakarta 2014, Nominator Inspiratif Member 2016, kaskuser.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Keceriaan Hari Kasih Sayang di Rumah Rehabilitasi Narkoba

12 Maret 2018   09:42 Diperbarui: 12 Maret 2018   12:24 683 4 5
Keceriaan Hari Kasih Sayang di Rumah Rehabilitasi Narkoba
Deskripsi : Keceriaan Hari Kasih Sayang di Rumah Rehabilitasi RSKO l Sumber Foto : Pixabay

Hidup dilingkungan yang sama dengan melihat tembok, bangunan, tumbuhan dan orang yang sama berbulan-bulan pastinya menjenuhkan. Apa daya itu yang dihadapi bagi para pecandu narkoba yang direhabilitasi di rumah rehabilitasi narkoba RSKO Jakarta. 

Bosan dan mengingat keluarga di rumah akan selalu ada dipikiran para pasien (pecandu dalam masa rehabilitasi). Mereka selalu ingat rumah dan perasaan menyesal dahulu pernah menelantarkan atau acuh kepada keluarga.

Daku sebagai salah-satu petugas yang berkerja di unit rehabilitasi narkoba yang bertugas mengawasi kesehatan masyarakat dan fasilitas di rumah rehabilitasi, merasa therapy kebutuhan akan kontak dengan keluarga sedarah begitu penting. Tetapi pertemuan itu tidaklah bisa dilakukan setiap hari bahkan tiap minggu karena secara prilaku mereka harus dibina terlebih dahulu oleh tim rumah rehabilitasi (dokter, perawat, konselor, psikolog, pekerja sosial dan petugas kesehatan lainnya). 

Kata 'Keluarga' di unit rehabilitasi narkoba bukan hanya keluarga sedarah. Sebutan untuk seluruh orang yang ada di unit rehabilitasi narkoba ialah 'family'. Bahkan petugas non medis pun dipanggil dengan sebutan 'bro' untuk laki-laki dan 'sister' untuk perempuan. Daku sendiri bila berada didalam unit rehabilitasi narkoba dipanggil dengan nama depan 'Bro' yang merupakan singkatan dari brother.

Hari kasih sayang di rumah rehabilitasi narkoba bukanlah tanggal 14 februari tetapi lebih kepada hari, yaitu hari rabu dan sabtu malam. Ternyata pada tanggal 14 februari 2018 bertepatan pada hari rabu. Kenapa di hari rabu dan sabtu malam  ?... di hari rabu dilaksanakan visit keluarga sedangkan pada hari sabtu diadakan Saturday Night Activity (SNA). Dikedua hari ini mereka mendapatkan kehangatan keluarga.

Hari Rabu jadwalnya Bertemu Keluarga Sedarah

Bagi pasien di unit rehabilitasi narkoba tidak seperti pasien di rumah sakit umum yang dapat dijenguk kapan saja. Mereka hanya bisa dijenguk keluarga setelah satu bulan masuk proses perawatan dan itupun setelahnya tidak bisa dilaksanakan setiap hari. Ada waktu-waktu khusus bagi keluarga bisa datang yaitu apabila dokter penanggung jawab, konselor, atau tim rehabilitasi membutuhkan untuk family dialog.

Selain family dialog adapula kebutuhan medis, assesment, dan konseling. Namun ada waktu lain dimana mereka dibebaskan untuk mendapatkan kehangatan keluarga inti yaitu di hari rabu setiap 2 (dua) minggu sekali pasca dipindahkan dari unit detoksifikasi kemudian masuk rumah rehabilitasi narkoba. Bagi mereka yang akan di visit mereka tidak akan begitu mudah mendapatkannya.

Untuk mendapatkan jatah visit keluarga sedarah mereka harus melalui fase new kid dan harus mengajukan diri kepada tim rehabilitasi. Pengajuan tersebut seperti sebuah proposal kenapa dirinya layak dapat di visit keluarga. Proposal yang mereka buat belum tentu disetujui oleh tim, dilihat perkembangan prilaku dari pasien. Apabila dirinya masih menolak menjalankan program rehabilitasi atau perkembangan perilakunya tidak terlihat berubah maka proposal tersebut ditolak.

Apabila proposal pengajuan visit keluarga diterima oleh tim rehabilitasi belum tentu juga pasien dapat bertemu keluarga sedarah. Pasien harus melakukan self presentation didepan seluruh family rehabilitasi (all penghuni / pasien rehabilitasi). Self presentation yaitu mereka menyampaikan kepada all family rehabilitasi kenapa dirinya layak dan berjanji tidak meminta pulang sebelum selesainya program rehabilitasi.

Dalam kegiatan self perentation acapkali mereka bercerita kenapa dahulu mereka menelantarkan keluarga dan menyampaikan perasaan kangen kehangatan keluarga , dimana saat ini mereka berada ditempat yang membatasi mereka untuk bertemu. 

Bahkan ada yang menyatakan penyesalan yang mendalam kenapa dahulu acuh tak acuh bahkan menyakiti secara fisik dan mental keluarga. Didalam rumah rehabilitasi narkoba mereka merasakan peran keluarga begitu penting bagi mereka.

Berada didalam rumah rehabiltasi, mereka menyadari bila tidak ada keluarga siapa yang memperdulikan. Siapa yang menyediakan kebutuhan personal yang tidak ditanggung oleh negara !!!...pastinya keluarga. Walaupun dalam rumah rehabilitasi narkoba semua diperlakukan sama, satu makan semua makan, satu dapat semua dapat, tetapi ada barang-barang personal yang harus keluarga sediakan.

All family dalam kegiatan self presentation mendapatkan hak bertanya kepada pasien yang mengajukan visit keluarga. Mereka pun wajib mampu menjawab. Bila jawabannya tidak menyakinkan, maka dirinya bisa tertunda mendapatkan visit keluarga. Kami di rumah rehabilitasi narkoba karena bergaul setiap hari dengan para pasien akan memahami prilaku dan gestur bila mereka manipulasi.

Persetujuan all family sangatlah penting bagi pasien rehabilitasi untuk bertemu keluarga sedarah karena mereka (all family) yang menggantikan peran keluarga didalam pusat rehabilitasi narkoba. Bila all family rehabilitasi menyetujui maka ini merupakan hadiah terindah yang mereka dapatkan. Walaupun mereka dapat melakukan request kebutuhan tetapi ketika mengantar kebutuhan tersebut mereka tidak dapat bertemu keluarga.

Bagi kami yang hidup dilingkungan Rehabilitasi Narkoba akan merasakan suasana yang berbeda ketika keluarga datang menjenguk. Sebutan untuk hadirnya keluarga yang datang yaitu Family Visit. Keceriangan begitu terlihat, ketika tubuh anggota keluarga terlihat didepan gerbang banyak yang berlari menyambut. Bahkan bagi yang pertama kali dijenguk bisa memeluk berkali-kali dan air mata pun menetes.

Deskripsi : Bertemu keluarga hari yg spesial l Sumber Foto : Youtube RSKO
Deskripsi : Bertemu keluarga hari yg spesial l Sumber Foto : Youtube RSKO
Pada saat mereka bertemu keluarga mereka diperkenankan makan bersama keluarga. Keceriaan itu muncul ketika mereka dapat bercanda, tersenyum, menyampaikan kisahnya dalam menjalani hidup di rumah rehabilitasi narkoba. Ketika mencium orang tua, suami / istri, adik / kakak mereka terlihat bahagia.

Bahkan keluarga sedarah pada hari family visit diperbolehkan untuk memesan makanan / minuman yang dibuat oleh pasien fase re'entry. Pasien dalam fase tersebut merupakan pasien yang dipersiapkan untuk menghadapi dunia mainstream

Pada saat tersebut rumah rehabilitasi narkoba menyediakan alat masak dan tabung Bright Gas berwarna pink. Demi keamanan dilakukan pengawasan melekat. Pemilihan menggunakan Bright Gas yang merupakan tabung gas produksi Pertamina karena tabung gas berwarna pink ink dikenal aman dari kebocoran gas.

Family visit merupakan bagian dari pembelajaran dan therapy bagi pasien rehablitasi narkoba. Kegiatan family visit salah-satunya halnya agar mereka belajar pentingnya peran keluarga bagi mereka, agar kedepannya mereka lebih menghargai kehadiran keluarga. Pada saat jadi pecandu narkoba banyak di antara mereka yang mentelantarkan keluarga bahkan melakukan kekerasan fisik dan verbal.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2