Mohon tunggu...
Rahma Azizah
Rahma Azizah Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa

hobi menulis. anak introvert sedikit ekstrovert

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Seseorang yang Haus dengan Pelukan

15 Januari 2024   21:21 Diperbarui: 15 Januari 2024   21:26 62
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber foto: https://pixabay.com/

Ia berjalan menanti jawab akan semua teka-teki yang memenuhi isi kepalanya. Berharap seseorang datang memberinya teh hangat yang mendatangkan sedikit ketenangan. Sejuknya udara malam seakan-akan membawanya pada titik temu dari semua pertanyaan yang kian menjenuh. Hampir saja ia menyerah dan tertatih duduk pada kursi di seberang jalan dekat rumah yang tak berpenghuni.

Alunan musik seakan-akan mengingatkannya pada sosok yang sangat ia sayangi. Bapak ibunya telah meninggalkannya sejak usianya masih belia. Saat itu, ia merasa kedua sayapnya patah dan jadilah hidupnya sebatang kara.

Kedukaan yang teramat dalam sudah ia rasakan sejak dini. Bahkan saat ini ia merasa tak butuh hangatnya rasa dalam keluarga. Ia merasa kesendirian adalah miliknya. Bukan tak mau mengerti, namun ini caranya untuk meluapkan ekspresi keluh kesah tentang kerasnya dunia ini.

Sudah lama ia mengharap akan datangnya seseorang yang dapat memberinya makna tentang dunia. Memberinya senyuman manis dan dekapan peluk yang sudah lama tak ia rasakan. Cintanya tulus dan semoga ia tak lagi merasakan kehilangan yang teramat pedih.

Pemalang, 20 Agustus 2023

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun