Balap

Marc Marquez, Si Semut dari Catalunya

7 Desember 2018   17:39 Diperbarui: 7 Desember 2018   18:12 407 0 0

Marc Marquez Alenta, lebih dikenal dengan nama Marc Marquez lahir pada tanggal 17 februari 1993. Dia lahir di sebuah kota bernama Cervera, Catalunya, Spanyol. Marquez lahir di keluarga berjumlah 4 orang. Ayahnya, Julia Marquez dan Ibunya Roser Alenta serta adik laki laki yang bernama Alex Marquez. Sejak kecil Marc sudah mengenal dengan dunia permotoran roda 2.

 Marc Marquez pertama kali 'berkenalan' dengan motor yaitu pada saat umur 4 tahun. Pada saat itu ayah dan ibunya memberi hadiah motor kecil kepada Marquez. Sejak itu pula kecintaan Marc pada dunia roda 2 dimulai. Semua karir motornya dimulai pada umur 5 tahun, pada saat itu marc mengikuti Balap Ketahanan Spanyol untuk pemuda/pemula.

Pada saat itu bakat marc di dunia motor sudah mulai terlihat dan ayahnya pada saat itu sangat mendukung bakat anaknya tersebut. Dengan bakat dan talenta yang ada, ayahnya membelikan sebuah motor 50cc untuk Marc untuk digunakan pada ajang Motocross catalunya dan Kejuaraan Ketahanan untuk pemula. Ketekunanya pada saat itu membuahkan prestasi yang gemilang dengan menjadi juara 2 dalam kejuaraan motocross catalunya 2000 dan pada tahun 2001 dia menjuarai kejuaraan tersebut.

 

            Tahun 2002, Marc memutuskan untuk menganti haluan balapnya menjadi "Road Race". Pada tahun perdananya itu Marc menjadi juara 3 dalam Catalunya Speed Championship. Tahun selanjutnya Marc menjadi juara Open R.A.C.C kelas 50cc. Tahun 2004 Marc pindah kelas menjadi 125cc dalam Catalan Championship dan menjadi kedua terpaik di musim itu.

 

            Pada tahun 2004 Marc bertemu dengan seorang pria yang akan menjadi peran penting dalam hidupnya. Seseorang yang menjadi kunci penting dalam kesuksesan Marc saat ini. Orang tersebut bernama Emilio Azamora. Kini ia menjadi mentor sekaligus manager dari Marc Marquez. Emilio Azamora sukses menjodohkan Marc dengan tim HRC motogp, tim Marc saat ini.

            Pada tahun 2008 merupakan titik awal kesuksesanya saat ini, saat itu Marc memutuskan untuk pindah ke 125cc World Championship atau saat ini dikenal dengan nama Moto3. Marc menandatangani kontrak dengan pabrikan Respol KTM. Di musim pertamanya tersebut Marc berhasil menduduki peringkat 13 dengan total 63 poin. Tahun 2010 merupakan musim yang akan selalu diingatnya, pada musim itu Marc yang membalap dengan tim Derbi Motorcycle meraih gelar juara dunia pertamanya dengan memenangkan 10 balapan dalam semusim.

 

            Sudah puas di Moto3, Marc 'naik level' ke kelas 600cc atau biasa disebut Moto2. Dengan kontrak 2 tahun dengan Tim catalunyacaixa Repsol. Dalam 3 balapan pertamanya di Moto2 Marc mengalami kesulitan dengan tidak mendapat sekalipun podium. Namun di balapan ke 4 di Le Mans, Perancis, Marc berhasil memenangkan balapan tersebut. Di akhir musim, Marc harus puas hanya menduduki posisi 2 klasemen. Tahun 2012 merupakan tahunnya Marc dan Pol Espargaro. Di tahun itu kedua bertarung sengit dalam klasemen kejuaraan. Di tahun itu, Marc berhasil mengandakan gelar juara dunianya dan juga gelar perdana di Moto2.

              

            Di tahun yang sama 2012, Marc pindah ke kelas utama yaitu Motogp. Dalam balap pertamanya di Losail, Qatar, Marc berhasil selesai di urutan ke 3 dibelakang Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Pada balap kedua di COTA, Amerika Serikat, dia berhasil menjadi juara 1 pada balapan tersebut sekaligus memecahkan rekor sebagai rider termuda yang memenangkan balapan Motogp di umur 20 Tahun, 63 hari. Kiprah Marc dalam musim perdana berjalan dengan sempurna. Meskipun ini musim pertamanya namun ia berhasil menjadi Juara Motogp tahun 2013 dengan 6 kemenangan.

 

            Dominasi Marc di Motogp terus berlangsung hingga 5 musim berikutnya. Marc berhasil mendapatkan 5 titel juara dunia dari 6 kesempatan. Dia dianggap sebagai salah satu pembalap tersukses dalam ajang Motogp dan sudah calon legenda Motogp. Marc mempunyai panggilan "Baby Alien" karena performa luar biasanya dalam lintasan balap di usia yang masih belia. Dalam semua balapannya Marc menggunakan nomor 93 sebagai nomor balap, hal ini merujuk kepada tahun lahirnya ia.

 

            Di umur 25 tahun Marc sudah mencapai pencapaian yang luar biasa. Dengan 7 gelar juara dunia balap dan menjadi pembalap termuda yang mendapat 5 gelar juara dunia di kelas utama. Bakat Marc memang luar biasa, hal ini yang selalu di dukung oleh keluarganya sejak kecil. Di luar dunia balap, Marc juga menyukai menaiki bukit menggunakan sepeda gunung dan dia juga menyukai klub sepak bola spanyol yaitu Barcelona, ia sering terlihat menghadiri stadium Camp Nou untuk menonton secara langsung. Hobinya jika tidak ada hal yang dilakukannya adalah bermain permainan FIFA Football di PS4 bersama teman temannya.