Mohon tunggu...
Qanita Zulkarnain
Qanita Zulkarnain Mohon Tunggu... Lainnya - Magister Psikologi

Psychology Undergraduate and Psychometrics Graduate.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Apakah Manusia "Toxic" Ada?

21 Juli 2020   11:12 Diperbarui: 22 Juli 2020   20:47 1537
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pada akhirnya, istilah toxic people ada karena memang kita merasa istilah tersebut pas atau cocok untuk mendesksipsikan seseorang. Dalam berkomunikasi kita memang cenderung memilih kata yang kita rasa tepat dan/atau dipahami oleh lawan bicara atau audiens kita.

Tidak ada yang salah jika ada yang menggunakan istilah itu. Namun, bagi saya pribadi, kalau kita memahami dinamika penggunaan kata toxic dan bisa menjadi orang yang lebih mengontrol ucapan dan tindakan kita, kenapa tidak dicoba? (oni)

-

-

-

Referensi:

Ames, D., "Pushing up to a Point: Assertiveness and Effectiveness in Leadership and Interpersonal Dynamics", dalam Research in Organizational Behaviour, 29, Pp. 111-133. doi: 10.1016/j.riob.2009.06.010. 2009. 29. 111-133.

Aponte, Catherine (17 April 2019). "People Are Not Toxic, but They Do Behave Badly", dalam Psychology Today, diakses dari https://www.psychologytoday.com/intl/blog/marriage-equals/201904/people-are-not-toxic-they-do-behave-badly.

Everly, Goerge S. (3 November 2019). "Toxic People: How to Recognize and Avoid Them", dalam Psychology Today, diakses dari https://www.psychologytoday.com/us/blog/when-disaster-strikes-inside-disaster-psychology/201911/toxic-people-how-recognize-and-avoid.

Glass. L., Toxic People: 10 Ways of Dealing with People Who Make Your Life Miserable, (New York: Simon & Schuster, 1995).

Toxic people. (n.d.), dalam Google Trends, diakses melalui https://trends.google.co.id/trends/explore?date=today%205-y&q=toxic%20people , 21 Juli 2020.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun