Mohon tunggu...
Nopa Ariansyah
Nopa Ariansyah Mohon Tunggu... Guru - Manusia Fakir Ilmu

Menuangkan ke dalam bentuk tulisan tentang apa yang saya dapatkan, pikirkan, dan rasakan.

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

"Couple Traveler to Kuala Lumpur" (Part One)

21 April 2019   10:57 Diperbarui: 29 April 2019   11:20 477
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Saat itu masih terdapat masih banyak tiket-tiket pesawat dengan harga terjangkau. Mulailah kami melirik salah satu travel agen tiket terpercaya yang ada di instagram. Setelah melakukan proses bertanya sampai ke hal-hal yang mendetail kami putuskan untuk mem-booking tiket pada travel agen tersebut.

Untuk pemesanan tiket pesawat ke luar negeri pastikan dulu kita sudah mempunyai paspor. Atau bagi yang sudah punya paspor harus mempunyai masa berlaku yang lebih dari enam bulan. Sebagai seorang traveller pemula untuk perjalanan ke luar negeri tentu kami belum memiliki paspor. 

Dengan segala kesigapan, kecekatan serta kenekatan kami akhirnya perjuangan membuat paspor yang sah dan legal pun dapat diselesaikan. Meskipun rencana travelling kami meleset dari tanggal lahir istri. Dengan beberapa pertimbangan dan alasan kami memutuskan untuk mengambil waktu pada 23-26 Maret 2019 sebagai waktu travelling kami berdua.

Terus terang saja karena beberapa kendala paspor tersebut baru bisa berada di tangan kami saat H-4 sebelum keberangkatan. Gila bukan??? Saat itu juga tiket pesawat belum juga kami pesan. Ya, apa yang kami lakukan benar-benar nekat. Sangat berbeda dari yang lain. 

Silahkan saja baca-baca pada tulisan traveller overseas yang lain yang sudah mempunyai paspor dan tiket dari jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Sedangkan kami malah sebaliknya.

Setelah mendapatkan paspor pada H-4 sebelum keberangkatan pada hari itu juga dengan kesigapan sang istri, pemesanan tiket pesawat dilakukan. Akhirnya dengan segala perjuangan dan pengorbanan sore harinya tiket penerbangan pulang-pergi sudah berada di tangan. 

One of our feet has arrived at Malaysia. Ketika sudah berada di rumah pada hari H-4 itu kami masih belum yakin dengan apa yang kami lakukan. Saat itu kami saling meyakinkan bahwa apa yang kami perjuangkan dan persiapkan akan segera terealisasi. Mau tidak mau, siap tidak siap.

Oh iya, sekedar tambahan sebaiknya dalam melakukan pemesanan tiket pesawat ke luar negeri, khususnya di Malaysia, langsung saja pesan untuk perjalanan pulang-pergi. Biasanya pada saat pengecekan paspor imigrasi akan ditanyakan juga tiket pulangnya. 

Jika kita tidak punya tiket pulang kemungkinan besar kita akan dpersulit pada saat di imigrasi. Mungkin kita dianggap akan menjadi tenaga kerja ilegal disana dengan menggunakan tiket kunjungan wisata. Mungkin.

Persiapan sebelum keberangkatan

Sambil mempersiapkan pembuatan paspor yang memakan waktu cukup lama tersebut kami berdua mempersiapkan hal-hal teknis maupun non-teknis selama perjalanan nanti. Hal-hal tersebut antara lain:

  • Penginapan, untuk penginapan kami sudah melakukan pemesanan sejak dari Indonesia. Kami memesan penginapan di daerah Bukit Bintang, tepatnya di Jalan Imbi. Hotel Sempurna menjadi pilihan kami untuk menghabiskan malam di negeri jiran saat itu karena beberapa pertimbangan : kebersihan, kenyamanan, dan keamanan. Selain itu juga hotel tersebut menyediakan perkhidmatan sarapan percuma alias sarapan gratis dan halal. Kami melakukan pemesanan saat H-3 sebelum keberangkatan.  Untuk membantu Anda yang ingin memesan penginapan di luar negeri saya sarankan untuk membaca ulasan hotel tersebut di google map hotel. Di sana banyak sekali kesan dan pesan yang positif maupun negatif mengenai suatu hotel atau penginapan. Ini sangat membantu.
  • Itinerary (rencana perjalanan). Sebelumnya kami menentukan dulu berapa lama waktu yang akan dihabiskan di Malaysia. Lalu tempat apa saja yang akan dikunjungi. Setelah itu aturlah sesuai dengan lama waktu yang kami punyai. Dengan pertimbangan waktu dan jarak tempuh antar tempat yang akan kami kunjungi. Kami membuat itinerary sedetail mungkin disertai dengan beberapa rencana cadangan jika seandainya terjadi beberapa halangan saat berada di malaysia. Dalam itinerary tersebut kami juga mencantumkan setiap biaya-biaya transportasi yang akan digunakan. Disertai juga biaya-biaya tempat wisata, uang jajan, konsumsi, dan dana-dana untuk keperluan tak terduga. Hal ini sangat membantu kami dalam mengontrol pengeluaran agar tidak terlalu boros.
  • Rute transportasi. Ini termasuk hal yang penting. Tanpa hal ini kita akan seperti orang hilang di negeri orang. Bisa-bisa juga kantong kita jebol hanya untuk biaya transportasi saja. Di Malaysia sistem transportasinya sangat teratur dan terpadu. Mulai dari KLIA Ekspress, MRT, LRT, KTM, hingga bus gratis GO KL. Dengan mempelajari sistem transportasi ini sangat membantu dan memudahkan kami dalam perjalanan ke berbagai destinasi wisata. Ini lah gambaran sistem transportasinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun