Mohon tunggu...
puhid akhdiyat
puhid akhdiyat Mohon Tunggu... Buruh - ⛔

prosopagnosia

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sadar Diri

26 Januari 2023   02:27 Diperbarui: 26 Januari 2023   02:39 100
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

kau tahu kapan
langit tertidur?
" jawabannya bukan"
bahkan di malam hari dan di tengah musim hujan, ia sama sekali tak pernah mengantuk
kau tahu kenapa?
karena ditingginya harapanmu ia terlalu sadar diri
lalu menunduk
tapi tak selalu mengangguk
hanya terbentang sebagai pengharapan

kau tahu kapan
puisi tertidur?
"jawabannya bukan"
bahkan ketika kau tak pernah membacanya dan aku terlalu malas menulisnya, ia sama sekali tak pernah tidur
kau tau kenapa?
karena dimewahnya duniamu ia terlalu sadar diri
lalu sepi
tapi tak pernah kosong
hanya mengisi
atau lebih tepatnya menggugah puisi; tempatmu bukan di sini

kau tahu kapan
sungai-sungai tertidur?
"jawabannya bukan"
bahkan ketika kau terdiam membatu dan daun-daun musim kekeringan terjatuh, ia sama sekali tak tidur
kau tahu kenapa?
karena diceritamu yang tak mengalir, ia terlalu sadar diri
lalu pergi
tapi tak pernah membenci
hanya menyepi
atau lebih tepatnya menyederhanakan mimpi

kau tahu kapan
perasaanku tertidur?
"jawabannya bukan"
bahkan dihatiku yang lelah dan air mataku yang turun, ia sama sekali tak mengantuk
kau tahu kenapa?
karena mencintaimu terlalu memaksaku untuk menetap tinggal dan seringnya membuatku sadar diri;
tak pernah disembarang tempat ia sampai tertidur 
tak pernah juga ia sampai mabuk

26/01/23

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun