Mohon tunggu...
Himam Miladi
Himam Miladi Mohon Tunggu... Penulis

Penulis Konten | himam.id | Email : himammiladi@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Mengenal Fenomena "Mercury Retrograde" dan Efeknya terhadap Manusia

16 Juli 2019   09:46 Diperbarui: 16 Juli 2019   15:00 0 8 3 Mohon Tunggu...
Mengenal Fenomena "Mercury Retrograde" dan Efeknya terhadap Manusia
Ilustrasi (sumber foto: solarsystem.nasa.gov; grafis dokumentasi Himam Miladi)

Mesin pemasak nasi di rumah saya tiba-tiba rusak. Tak ada korsleting listrik, tidak tersiram air, kabelnya tak ada yang terkelupas, pokoknya tiba-tiba rusak begitu saja. Kata teman saya, "Mungkin kena efek Mercury Retrograde."

Memangnya apa sih Mercury Retrograde itu?

Saya sendiri juga tidak kenal istilah ini sebelumnya. Berhubung teman saya tadi menyinggung istilah ini dan menghubungkannya dengan rusaknya rice cooker, saya jadi penasaran dan mencari informasinya.

Singkat cerita, Mercury Retrograde kalau diterjemahkan secara harfiah artinya "Mercury berjalan mundur". Mercury apa yang sedang berjalan mundur ini? Tentu saja planet Merkurius. Bukan zat Merkuri lho ya.

Bingung kan? Memangnya bisa sebuah planet berjalan mundur? Bukannya planet itu selalu berotasi dan berevolusi sesuai jalur orbitnya secara konsisten? Apakah mungkin tiba-tiba planet itu berputar balik atau berjalan mundur?

Pertanyaan seperti itulah yang memenuhi benak saya ketika sekilas membaca arti Mercury Retrograde ini. Namun akhirnya saya mengerti, bahwa yang disebut "berjalan mundur" ini bukan secara harfiah, hanya "terlihat mundur" karena efek relativitas waktu.

Untuk menjelaskan hal ini, saya akan mengutip sebuah adegan di film Spider-man: Into Spider-verse. Ketika itu, Miles Morales terlambat masuk kelas. Gurunya lantas menegurnya dan berkata, "Kamu terlambat lagi, Miles."

Jawab Miles, "Einstein bilang Waktu itu relatif bukan? Mungkin aku tidak terlambat, mungkin saja kalian yang terlalu cepat."

Seperti itulah fenomena Mercury Retrograde. Planet Merkuri sebenarnya tidak bergerak mundur. Jika kita melakukan pengamatan di langit, Merkuri terlihat bergerak mundur dan setelah beberapa waktu akan bergerak "maju lagi".

Merkurius adalah planet yang terletak paling dekat dengan Matahari. Karena itu, orbitnya jauh lebih pendek daripada Bumi. Sekitar tiga atau empat kali setahun, laju perjalanan planet Merkurius terlalu cepat melewati Bumi, atau Bumi disalip oleh Merkurius. Periode ketika Merkuri terlihat "mundur" dan kemudian terlihat "maju" lagi inilah yang kemudian dinamakan periode "Mercury Retrograde".

Ketika Merkurius menyalip Bumi, kita yang ada di Bumi melihat seolah-olah Merkurius berjalan mundur. Fenomena seperti inilah yang diteorikan oleh Albert Einstein sebagai relativitas waktu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN