Mohon tunggu...
Swazta Priemahardika
Swazta Priemahardika Mohon Tunggu...

Sering berhayal ketika minum kopi,..

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Mengendus Jejak Rindu

26 Mei 2015   14:06 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:35 84 8 10 Mohon Tunggu...

Rindu ini tak bermata
Tak pernah luput kan bermuara
Meski hati tempat ia bermula
Kini tinggal separuhnya
Sisanya telah lebam membiru
Tak tersentuh lagi pedulimu


Di lipatan waktu kau masih saja diam
Bergeming mengatup bungkam
Redupkan malamku mengoyak wajah bulan


Rindu ini tak bermata
Masih sanggup mengingat
Saat kita lebur mencecap hangat
“Jangan pernah pergi dariku”
Lirih bisikmu menyentak dinginku


Sepertinya tak sanggup kuenyahkan
Gulir senja berpagut di pelukan
Hadirkan gemintangmu dalam kenangan


Rindu ini tak bermata
Mengendus jejakmu di lanskap gulita







Kebumen, 26 Mei 2015 (sp)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x