Mohon tunggu...
yudhi
yudhi Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pendidikan itu mengobarkan api dan bukan mengisi bejana. (Socrates)

Suka tertawa sendiri, tetapi tidak gila. Hu hu hu ha ha ha ....

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Pembenahan Parpol adalah Kunci Utama untuk Membenahi Pemerintahan Indonesia

28 Oktober 2020   22:23 Diperbarui: 28 Oktober 2020   22:47 362
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Tapi pertimbangan di sini adalah kita tidak bisa hanya menilai dari sisi kebebasan HAM saja, tetapi juga harus menilai dari sisi kemanfaatan.

Memang benar bahwa ide jumlah parpol fix 8 parpol ini melanggar kebebasan HAM untuk berserikat & berorganisasi, tetapi manfaat yang dapat diperoleh dari jumlah parpol fix 8 parpol ini adalah negara akan sanggup biayai penuh 100% ke 8 parpol ini, sehingga bisa memberantas sepenuhnya potensi korupsi & belenggu cukong di dalam pemerintahan, serta memfasilitasi orang-orang miskin untuk maju pemilu & menjadi pemimpin bangsa, di mana semua ini akhirnya bisa mewujudkan pemerintahan yang bersih-amanah & bekerja 100% bagi kebaikan rakyat.

Jadi alangkah bijaknya jika kita bisa mengorbankan sebagian kebebasan HAM yang kita miliki demi memperoleh manfaat yang jauh lebih besar, yaitu untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih-amanah & bekerja 100% bagi kesejahteraan rakyat.

Pada usulan jumlah parpol fix 8 parpol, mengenai perihal jumlah 8 parpol, sebenarnya masih bisa diperdebatkan. Pertimbangannya adalah :

- Semakin sedikit jumlah parpol, maka semakin efisien uang negara tapi hasrat politik masyarakat kurang terakomodasi.

- Semakin banyak jumlah parpol, maka semakin boros uang negara tapi hasrat politik masyarakat dapat terakomodasi.

Tentu kita ingin agar jumlah parpol bisa sesedikit mungkin agar ada efisiensi uang negara, tapi di sini kita juga harus pertimbangkan kecukupan ruang bagi masyarakat untuk menumpahkan hasrat politiknya. Terlalu sedikit jumlah parpol akan kurang akomodasi ruang bagi masyarakat untuk tumpahkan hasrat politiknya.

Jadi di sini, melihat kondisi kultur (karakter) masyarakat Indonesia yang sangat majemuk dan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengikuti dunia perpolitikan, maka akhirnya saya simpulkan bahwa jumlah parpol yang paling tepat adalah 8 parpol. Jumlah 8 parpol memang agak banyak kalau dilihat secara pandangan normal, tapi saya pikir sangat cocok untuk akomodasi hasrat politik masyarakat Indonesia yang besar.

Jadi kesimpulan saya adalah jumlah parpol yang cocok untuk negara Indonesia adalah 8 parpol, karena jumlah 8 parpol saya nilai cukup seimbang antara pertimbangan efisiensi uang negara, dan kecukupan ruang untuk akomodasi hasrat politik masyarakat Indonesia yang besar.

Bagaimana rincian teknis dari gagasan pembiayaan penuh parpol oleh negara ?

Prinsip penting untuk digarisbawahi dalam gagasan pembiayaan penuh parpol oleh negara adalah :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
  16. 16
  17. 17
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun