Mohon tunggu...
PLN Kalselteng
PLN Kalselteng Mohon Tunggu... Konsultan - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

Akun PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

Selanjutnya

Tutup

Halo Lokal

Gubernur Kalsel Resmi Nyalakan 5 Desa di Kotabaru

16 Desember 2021   11:00 Diperbarui: 16 Desember 2021   11:09 249
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Banjarbaru, 16 Desember 2021 - Masyarakat 5 desa di Kecamatan Hampang, Kecamatan Pamukan Selatan, Kecamatan Pamukan Barat, dan Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) semakin gembira. Kini, mereka dapat menikmati akses listrik 24 jam dari PT PLN (Persero).  Peresmian secara simbolis penyalaan listrik desa tersebut digelar di Gedung Panglima Batur, PT PLN (Persero) UIW Kalselteng, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (15/12). Acara ini dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, perwakilan Kepala Desa, dan tokoh masyarakat setempat, serta perwakilan PLN yaitu Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN Adi Lumakso, GM PLN UIW Kalselteng Tonny Bellamy serta jajaran Manajemen PLN lainnya.

Kelima Desa tersebut yaitu Desa Muara Orie Kecamatan Hampang, Desa Mulyodadi dan Desa Sakadoyan Kecamatan Pamukan selatan, Desa Mangka Kecamatan Pamukan Barat, dan Desa Manunggal Baru Kecamatan Sungai Durian. Hadirnya listrik diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin menyampaikan apresiasinya kepada PLN yang telah memberikan berbagai upaya untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan keandalan pasokan listrik.

"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN atas kontribusinya terhadap pembangunan di daerah, khususnya terkait upaya peningkatan rasio elektrifikasi dan keandalan pasokan listrik di Kalimantan Selatan, melalui peresmian ini warga Kalimantan Selatan dapat merasakan kemajuan yang dicapai dan mudah-mudahan kegiatan ini menjadi momentum yang baik bagi kita semua, seluruh stakeholder daerah dalam meningkatkan daya saing kita semua," ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa kerjasama dan sinergi dari berbagai pihak merupakan sebuah pondasi untuk percepatan pembangunan daerah.

"Pemerintah provinsi kalimantan selatan terus berupaya mendorong daya saing daerah melalui sinergi yang kuat serta meningkatkan kerjasama dengan dunia usaha dan industri demi mewujudkan sasaran dan target pembangunan di kalimantan selatan, perlu kita ketahui bersama bahwa upaya percepatan peningkatan pembangunan daerah ini memerlukan energi yang tidak sedikit, apalagi berbicara tentang energi listrik, selain rasio elektrifikasi, juga diperlukan keandalan listrik yang baik sehingga kita dapat memaksimalkan segala potensi yang kita miliki," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Adi Lumakso menuturkan, hal ini merupakan kontribusi nyata PLN dalam menyukseskan program pemerintah untuk melistriki seluruh desa di Tanah Air.

"Pada hari ini kita dapat meresmikan jaringan Listrik di 5 desa di Kabupaten Kotabaru Kalimatan Selatan,selain 5 Desa baru, juga terdapat 38 Dusun yang tersebar di Kabupaten Tapin, Banjar, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Tanah laut, Barito Kuala dan Kotabaru dengan jumlah calon pelanggan 4.625 yang harus PLN layani dengan baik. Semoga adanya listrik PLN dapat memenuhi harapan masyarakat, saudara-saudara kita yang tentu sangat mendambakan listrik menyala di rumah mereka," kata Adi.

Simbolis Peresmian Listrik Desa, dokpri
Simbolis Peresmian Listrik Desa, dokpri
Untuk menghadirkan listrik di desa dan dusun tersebut, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 48,35 kilometer sirkuit (kms) dan jaringan tegangan rendah sepanjang 20,75 kms serta 20 gardu distribusi berkapasitas 1.050 kilovolt ampere (kVA). Kontruksi infrastruktur kelistrikan tersebut menelan biaya Rp.14.9 miliar.
Dengan terlistrikinya kelima desa tersebut, angka rasio elektrifikasi di Provinsi Kalsel meningkat menjadi 99,99 persen dengan penambahan jumlah desa berlistrik PLN menjadi 1.985 desa. PLN menargetkan seluruh desa di Kalsel bisa menyala 100 persen pada 2022.

Hadirnya listrik desa juga disambut dengan kegembiraan oleh Herdimand, Kepala Desa Bangkalan Dayak yang turut hadir dalam acara, dirinya menuturkan akhirnya menikmati listrik setelah bertahun-tahun tinggal di desa yang berselimut gelap tatkala malam tiba karena tanpa setitik pun penerangan lampu.

"Terima kasih kepada PLN dan Pemerintah yang telah memberikan jaringan listrik ke desa kami, karena desa kami sangat jauh dari Kabupaten Kotabaru, kami mengucap syukur dengan masuknya listrik menambah langkah kemajuan daerah, kami merasakan nikmatnya daerah kami yang dulu gelap sekarang terang dengan adanya listrik," ucap Herdimand.

Eratkan Sinergi Pemerintah dan BUMN melalui Program TJSL

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Halo Lokal Selengkapnya
Lihat Halo Lokal Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun