Mohon tunggu...
Subhan Riyadi
Subhan Riyadi Mohon Tunggu... ASN (Aparatur Sipil Negara)

Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan (Pramoedya Ananta Toer).

Selanjutnya

Tutup

Bola

PSM Makassar Tumbang di Kandang MU

6 Juli 2019   07:13 Diperbarui: 6 Juli 2019   07:13 0 7 1 Mohon Tunggu...

Dewi fortuna belum mau menaungi pasukan ramang, PSM Makassar. Melakoni lawatan ke Madura Ayam Jantan dari Timur harus mengakui keunggulan tuan rumah Madura United dalam laga ke 4 Shopee Liga 1 2019.

Terbukti beberapa kali peluang emas PSM terbuang percuma, walhasil membuat Pasukan Ramang takluk 0-2 di Stadion Pamengkasan, markas Madura United.

Dalam laga yang syarat gengsi ini berlangsung mendebarkan jantung para pendukung baik yang nonton langsung maupun dilayar kaca. Kamis, (4/7/2019)  malam. Laga tersebut berakhir 2-0 buat kemenangan MU.

Memasuki pertengahan babak pertama gawang PSM jebol di menit ke-28. Skor 1-0 untuk kubu Sape Kerab.

Keunggulan sementara Madura United atas PSM Makassar terjadi setelah Beny Wahyudi, pemaim belakang senior yang pernah merumput di MU, menceploskan gol ke gawang timnya sendiri pada menit 28. Diawali serangan dari sisi kiri, Greg Nwokolo mengirim umpan ke depan gawang yang disundul Beny Wahyudi ke dalam gawang sendiri .

Beberapa saat setelah gol itu, PSM harusnya bisa menyamakan kedudukan ketika Guy Junior berdiri di depan mulut gawang tanpa pengawalan saat kiper Muhammad Rido sudah salah posisi.

Sayang, tandukannya menyambut umpan M Rahmat melenceng jauh di atas mistar gawang.

Madura United menggandakan keunggulan di menit ke-62. Lagi-lagi gawang Rivki Modokompit kembali bobol oleh rekannya sendiri. Bola hasil tendangan keras yang ditembakkan Alberto Beto Goncalves membentur Aaron Evans, lalu berbelok arah, sebelum masuk ke gawang Rivki. Madura United unggul 2-0.

Sesaat setelah gol itu, PSM Makassar mestinya mampu mempersempit devisit gol setelah mendapat penalti setelah Fandri Imbiri menjatuhkan Beny Wahyudi di kotak penalti. Meski tampak sangat jelas pelanggaran yang terjadi, wasit tidak menggubris pelanggaran anak MU.

Kesialan PSM berlanjut di menit ke-73 ketika Eero Markannen berhadapan satu lawan satu dengan kiper pengganti, M Ridwan.

Bola tendangan Eero Markannen sudah mengarah ke gawang yang ditinggalkan Ridwan.

Namun, Jemerson mampu mengejarnya dan menghalau bola tepat di atas garis gawang.

Memasuki menit ke-86, PSM Makassar mendapatkan peluang berlian melalui sepakan penalti akibat handball Marckho Sandy.

Marc Klok yang didapuk sebagai algojo gagal melakukan eksekusi penalti, bola meleset tipis di sisi gawang. Meski kiper sudah berlari ke arah yang salah, bola ternyata menyamping di sisi kiri gawang. Hasil 2-0 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang sebagai tanda berakhirnya laga.