Mohon tunggu...
Pical Gadi
Pical Gadi Mohon Tunggu... Karyawan Swasta

Lebih sering mengisi kanal fiksi | People Empowerment Activist | Phlegmatis-Damai| twitter: @picalg | picalg.blogspot.com | planet-fiksi.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Ladang Ubur-ubur

21 Mei 2015   21:32 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:44 0 27 17 Mohon Tunggu...
Ladang Ubur-ubur
14322139411942691298

Sesekali kita mesti memandang dunia seperti seorang anak kecil . Bagi mereka, dunia adalah tempat yang penuh dengan keajaiban seperti rumah yang terbuat dari cokelat manis atau langit yang terbuat dari balon warna-warni. Kehidupan menawarkan petualangan baru setiap hari. Bermain petak umpet di antara bunga ilalang, menambang pasir di ladang ubur-ubur atau jika sedang merajuk, cukup menyusun puzzle plastik di teras dapur. . Semua orang seperti sedang tersenyum, begitu pula matahari dan hujan. Beberapa mengulurkan tangannya, hendak menggendong erat atau sekedar meniupkan bait-bait semangat. Kebaikan ada di mana-mana di sekeliling meja makan, di dalam toko kue, bahkan di balik jendela rumah. . Kita akan merasa sayang jika melewatkan senyum pertama pagi, sekejap saja karena saat itu kehidupan akan mengantarkan petualangan baru untuk kita dan saat tiba waktunya perahu mimpi menjemput di ujung malam, kita akan menghanyutkan segala keduniawian untuk memanja jiwa di panggung cakrawala bertabur bintang. . Seperti anak kecil yang menyerahkan diri paripurna kepada orang tuanya, seperti itulah kita mesti menyerahkan segala perkara pada penyelenggaraan Ilahi . Dibanding meratapi kegelapan dan memaksa bibir kita mengutuki kehidupan, lebih baik kita memantik kepingan cahaya dan bersyukur untuk setiap anugerah yang masih bisa kita nikmati. __________________________ catatan: ladang ubur-ubur adalah taman bermain favorit Spongebob Squarepants dan kawan akrabnya, Patrick. Ilustrasi gambar dari: www.raising-humans.com

KONTEN MENARIK LAINNYA
x