Mohon tunggu...
PETRUS PIT SUPARDI
PETRUS PIT SUPARDI Mohon Tunggu... Penulis - Menulis untuk Perubahan

Saya lahir di Ohe, Sikka, Flores, NTT dan besar di Merauke, Papua. Menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Merauke. Kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura. Saat ini, bergabung bersama JERAT dalam penelitian masyarakat hukum adat di kabupaten Keerom, provinsi Papua.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Yang Hidup Pasti Mati

19 Oktober 2022   04:12 Diperbarui: 19 Oktober 2022   04:14 94
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Perjalanan hidup di dunia pasti berakhir

Kapan waktunya tiba tak seorang pun tahu

Siapkan diri menyambut saudari maut

Pergi dengan sukacita bukan gemetar ketakutan

Berbuat baik bagaikan melintasi jalan tol saat pergi ke alam baka

Tepatlah nasihat Sang Guru,

"Kumpulkanlah bagimu harta yang tak dapat dirusak ngengat!"

Tak terikat lagi pada dunia fana ini

Harta surga sudah jelas terlihat di depan mata:

Orang-orang miskin dan terlantar, tolonglah mereka

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun