Mohon tunggu...
PETRUS PIT SUPARDI
PETRUS PIT SUPARDI Mohon Tunggu... Administrasi - Menulis untuk Perubahan

Saya lahir di Ohe, Sikka, Flores, NTT dan besar di Merauke, Papua. Menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Merauke. Kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura. Saat ini aktif dalam gerakan pemberdayaan masyarakat kampung di kabupaten Nabire.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Penyesat di Ruang Sakral

27 Agustus 2021   07:11 Diperbarui: 27 Agustus 2021   07:19 83 9 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Penyesat di Ruang Sakral
pantai-samabusa-61282e4a06310e46c06d50b3.jpg

Aku duduk di tepi pantai,

pada pagi yang dingin

Aku bertanya pada laut yang membentang luas:

Bisakah cinta dan kebencian bertumbuh di dalam satu hati?

Sebab, aku mendengar dari ruang-ruang sakral suara menggelegar mewartakan cinta sang ilahi sambil mendendangkan sumpah serapah, merendahkan sesama yang berbeda  iman dan keyakinan, suku dan ras

Bukankah mimbar-mimbar suci di rumah ibadah untuk mengabarkan cinta, kasih sayang, kebaikan dan pengampunan?

Bagaimana mewartakan cinta sang ilahi serentak pula menabur kebencian pada sesama yang berbeda?

Relung jiwa penuh tanya terhentak tatkala mendengar tepuk tangan meriah menyetujui dan menyambut sumpah serapah itu

Aku bertanya bukan lagi pada alam semesta, 

tapi pada diriku sendiri,

pada kemanusiaanku:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan