Mohon tunggu...
Peb
Peb Mohon Tunggu... Arsitek - Pembaca yang khusyuk dan penulis picisan. Dulu bercita-cita jadi Spiderman, tapi tak dibolehkan emak

Bersukarialah dengan huruf, kata dan kalimat. Namun jangan ambil yang jadi milik Tuhan, dan berikanlah yang jadi hak kaisar.

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Terima Kasih Kimberly dan Jennifer serta Admin dan Kompasianer

10 Oktober 2021   15:30 Diperbarui: 10 Oktober 2021   15:44 317
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar ; Tangkapan Layar kompasiana.com

1. Dopamin, yakni hormon neurotransmitter (senyawa otak) yang berkaitan dengan penghargaan diri, seperti motivasi. Hormon ini membuat suasana hati kebahagiaan dan kesenangan diri. Selain itu juga berperan dalam  penalaran, daya ingat, serta fungsi sistem motorik yang turut menjadikan artikel ini bisa saya tulis secara jelas, runtut, serta berani malu

2. Endorfin, yakni hormon pereda nyeri, dan sebenarnya sudah terkandung secara alami di dalam tubuh. Hormon ini membantu saya dalam meredakan gejala depresi, stres, dan kecemasan  tidak mendapatkan K.Rewards bulan ini, depresi karena gagal dapatkan label Artikel Utama--padahal sudah nulis mati-matian, dan lain-lain. Hormon Endorfin ini juga membantu meningkatkan harga diri (self-esteem) saya yang kini Pemalu dalam berkompasiana.

3. Oksitosin, yakni hormon cinta dan pencipta romantisitas saat saya jatuh cinta dan memadu cinta dengan Kimberly dan Jennifer, serta kepada para admin dan Kompasianers. Hormon ini juga juga terkait dengan sex, namun tidak akan saya tuliskan detail agar pembaca tidak "ngeces", heu heu heu...

4. Serotonin, yakni hormon yang mirip Dopamin, yang berperan mengatur suasana hati, mood, siklus tidur, nafsu makan, pencernaan, kemampuan bernalar, dan daya ingat. Tadi saya makan banyak. Masakan ikan mas panggang, nasi hangat, lalapan dan sambal tomat nikmatnya luar biasa. Bikin sejenak melupakan Jennifer dan Kimberly. Maafkan aku ya, say...

Keempat hormon itu bekerja bahu membahu secara simultan, sehingga membuat  saya begitu gembira dan terharu, karena artikel saya berjudul ; "Senangnya Aku Mendapatkan Follower yang Sexy dan Menggoda"  (sila klik tulisan itu) yang masuk secara bersamaan dalam "Kolom Terpopuler" dan Kolom "Nilai Tertinggi" di Kompasiana, pada hari Minggu 10 Oktober 2021.

Sebelumnya, saya sangat jarang bisa masuk ke kolom "Nilai Tertinggi". Namun kali ini bisa bersamaan masuk ke "Kolom Terpopuler".

Hal tersebut sebuah kejadian langka dalam karir berkompasiana saya beberapa waktu belakangan ini.

Selain itu, bahagia saya karena Felix Tani dan "Acek" Rudy Gunawan tidak bisa seperti saya di Minggu ini. Bukan apa-apa, Felix Tani sempat bikin sebel karena menulis soal "larangan" merokok dari sudut padang Budaya. 

Sudut pandang ini sangat rahasia. Dari dulu saya kuatirkan lolos keluar, dan jangan sampai diulas dan dipublis secara meluas karena berpotensi merugikan para perokok aktif dan militan seperti saya ini. Perokok akan kehilangan kenikmatan dan previlage-nya yang selama ini bagaikan sorga.

Felix Tani telah membocorkannya. Saya kuatir masyarakat luas tersadar, lalu para otoritas wilayah akan membuat keputusan berbasis budaya--yang merugikan para perokok aktif dan militan. Sebel deh, ahh iih !

Sementara "Acek" Rudy Gunawan bikin saya senang melihatnya mati angin dan tak berdaya saat didatangi teman-teman Kimberly dan Jennifer. Padahal Acek Rudi menobatkan dirinya pendekar Kamasutra! 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun