Mohon tunggu...
SRI PATMI
SRI PATMI Mohon Tunggu... Mahasiswa Magister Program Studi Strategi Pertahanan - Dari Bumi ke Langit

Membumikan Aksara Dari Bahasa Jiwa. Takkan disebut hidup, jika tak pernah menghidupi.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Jadi Ibu Cerdas Siasati Urusan Pekerjaan, Rumah Tangga, Anak dan Eksis Berkarya!

23 Desember 2021   06:04 Diperbarui: 23 Desember 2021   06:40 302
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Gambar : wolipop-detikhealth.com 

Ibu seperti wonder woman yang punya kekuatan super, jurus seribu bayangan, dan 1000 tangan untuk menyelesaikan segala persoalan. Bayangkan saja, ketika memasak ibu bisa sambil mencuci piring, mencuci baju, mengurus anak bahkan sambil menelpon klien untuk urusan pekerjaan. Dalam satu detik, fokusnya harus terbagi pada banyak pekerjaan tapi tidak ada yang berantakan? Luar biasa! Manajerial skill yang tidak dimiliki oleh siapapun. Ahli manajemen segala bentuk pekerjaan dan permasalahan. Kemampuan ini bukanlah bakat yang dibawa sejak lahir dan ketrampilan yang terus diasah. Kasih dan ketulusannya memberikan kekuatan super untuk mengemban banyak amanah dalam dirinya. Bagaimana jika seorang ibu bekerja, mengurus rumah tangga, mengurus anak dan eksis berkarya? Yuk simak caranya dengan  5M :

1.  Mengatur Pekerjaan Dalam Satu Tempat dan Satu Waktu 

Meski sudah terampil dalam hal multitasking, ibu harus pandai membagi pekerjaan sesuai dengan porsi tempat dan waktu agar lebih efisien, efektif dan tidak menguras energi. Seorang ibu juga memiliki kadar batas kemampuan diri, jadi harus mengatur waktu semaksimal mungkin. Pekerjaan yang berurusan dengan dapur meliputi banyak hal, misalnya memasak, mencuci, dan mempersiapkan sekaligus menanamkan nilai kehidupan pada anak.


2. Membuat Rencana Sebelum Bekerja 

Keberhasilan suatu pekerjaan ditentukan dari 15 menit waktu dini hari untuk bangun dan merencanakan. Faktor kunci 15 menit menjadi penentu kesuksesan seorang ibu pekerja yang multitasking dalam 24 jam. Bagaimana menyikapi diri ketika bekerja diluar kantor dan WFH. Pilihan seorang ibu bekerja bukanlah tanpa pertimbangan, ibu yang bekerja mengambil peran lebih banyak sehingga dibutuhkan banyak strategi dan cara agar semuanya tertata. Ibu bekerja bukan berarti ada satu atau dua bagian yang harus dikorbankan dan dikalahkan. Apapun jenis pekerjaan yang dipilih oleh seorang ibu pekerja, strategi dan cara adalah bentuk pilihan yang paling tepat.

Jangan jadikan bekerja sebagai beban, mengurus rumah tangga sebagai bentuk pengabdian, eksis berkarya memperpanjang usia kehidupan dan mengurus anak adalah menjaga mahakarya yang telah tercipta. Rencanakan jadwal secara tertata dan rapi, pilihlah jenis pekerjaan yang tidak menyita waktu untuk jauh dari tumbuh kembang sang anak. Misalnya bekerja dengan hobi untuk menghasilkan pundi-pundi uang, mengajar di suatu instansi, mengajar les privat, trading saham. 

3. Menghindari Overlapping 

Nah.. ada kala dimana keadaan seorang ibu chaos, bagaimana mengembalikan kondisi agar normal kembali? Seperti teori kekacauan itu sendiri terjadi, kembalikan pada awal mula masalah itu terjadi. Mulailah untuk bergerak dari titik nol lagi. Apa yang menjadikan pekerjaan saling tumpang tindih tidak karuan? Misalnya harus lembur dan mengorbankan jadwal kumpul bersama keluarga, dinas keluar kota dadakan, merawat anak sakit dan lain-lain. Keadaan seperti ini akan menyebabkan ketidakpastian, segera ambil tindakan cerdas tanpa mengurangi essensi dari nilai yang telah tertanam. Cara lain misalnya, membagi pekerjaan dengan rutinitas. Saat mandi, seorang ibu dapat bekerja secara simultan sambil membersihkan kamar mandi. Hal ini lebih menghemat waktu dibandingkan membagi jadwal pekerjaan di waktu yang berbeda. Hal terpenting adalah lakukan pekerjaan pada ruang lingkup yang saling berhubungan dan tidak tumpang tindih. Jangan memasak didapur belakang sambil menyiram bunga dihalaman depan. Fungsi kontrol terhadap pekerjaan akan hilang bahkan kemungkinan terburuk bisa terjadi. 


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun