Mohon tunggu...
Ozy V. Alandika
Ozy V. Alandika Mohon Tunggu... Guru - Guru, Blogger

Seorang Guru. Ingin menebar kebaikan kepada seluruh alam. Singgah ke: www.gurupenyemangat.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pantun Cinta untuk Mas Nadiem: Agama dan Pancasila Lebih dari Sekadar Penting

12 Maret 2021   22:00 Diperbarui: 12 Maret 2021   22:02 619 56 19
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Pantun Cinta untuk Mas Nadiem: Agama dan Pancasila Lebih dari Sekadar Penting
Mendikbud Nadiem Makarim sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, (23/10/2019).(KOMPAS.COM/KRISTIANTO)

Mangga yang ranum belum semanis kelihatannya
Aku ingin cicip mangga, jadi tolong kupaskan
Kemarin guru agama menuntut formasinya
Sekarang frasa agama pun diributkan

Berjalan ke hutan mencari angsana
Di tengah jalan tidak sengaja terpijak ranting
Dear Mas Nadiem yang bijaksana
Agama dan Pancasila lebih dari sekadar penting

Dahulu di desa banyak ulama menasihati
Salah satu nasihatnya adalah ajakan untuk berderma
Dear Mas Mendikbud yang baik hati
Peta jalan pendidikan bakal rimpuh tanpa agama

Terkadang lele sulit dipancing dari kolam ikan
Terkadang ikan nila mati karena susah adaptasi
Dear Mas Nadiem yang senang menerima masukan
Ajak bangsa sukseskan pendidikan, jauhi kontroversi

Ada emas batangan jangan dipamer tapi disimpan
Kalau gadai emas biasanya ada segenap biaya jasa
Pendidikan adalah Investasi masa depan
Agama dan Pancasila adalah tiang karakter bangsa

Kala sendiri aku teringat rampai bunga seroja
Kala ramai aku terdengar alunan gitar berirama
Kabar pendidikan kita tidak sedang baik-baik saja
Banyak pihak "panas" karena digaungkan isu agama

Belajar materi IPA kuteringat yang namanya diafragma
Setibanya di ladang aku segera cari akar tumbuhan
Peta jalan pendidikan adalah rencana kita bersama
Mudah-mudahan tidak lagi muncul keresahan

Orang-orang sering mengubah rencana ketika genting
Tidak peduli lagi pengorbanan masa lalu dan capeknya
Semua penduduk pasti memandang agama itu penting
Jadi takperlu diusik-usik hingga sebegitunya

Anak-anak senang mendengar guru ngaji bercerita
Maka ceritakanlah hal teladan yang berkebaikan
Demikianlah Mas Nadiem kusajikan pantun cinta
Sebagai tanda bahwa kita sama-sama peduli pendidikan

Salam.

Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan