Puisi

Mengingat Lusuh

13 Oktober 2017   19:05 Diperbarui: 13 Oktober 2017   19:17 587 5 1

Gerimis sampaikan salam

Potongan malam mulai 

mengundang kesunyian

Dan aku menjadi pengembara

diantara kalimat yang melintang

Di tengah tengah langit

membentang 


Kemudian tanpa keluh 

Kita bicara tentang waktu utuh

Menjangkau  kalimat pembasuh

Mengingat jalan jalan lusuh

Memohon hati tak kumuh

Bayang bayang rindupun luruh


Segala kesahajaan jiwa

Berharap senyuman cinta

di wajah Tuhan semesta


Cimahi, 13 Oktober 2017