Mohon tunggu...
Osy Siswi Utami
Osy Siswi Utami Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa menuju akhir dari jurusan mengelola masa lampau

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Mencegah Bunuh Diri dengan Melakukan Afirmasi Positif, Emang Bisa?

12 September 2022   15:19 Diperbarui: 12 September 2022   15:24 202 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Afirmasi positif adalah salah satu terapi yang dapat dilakukan untuk mencegah peningkatan depresi, nah depresi ini sendirilah merupakan akar dari upaya tindakan bunuh diri. Setiap tanggal 10 September diperingati sebagai Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia (WSPD) yang dibentuk oleh Asosiasi Internasional Untuk Pencegahan Bunuh Diri (IASP) bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Angka bunuh diri setiap tahunnya yang semakin meningkat di seluruh dunia dan stigma negatif terhadap seseorang yang mengalami gangguan mental hingga menyebabkan upaya bunuh diri, maka isu bunuh diri perlu dikaji lantas sejak tahun 2003, 10 September diperingati sebagai Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia.

Indonesia juga merupakan satu dari banyak dunia yang memiliki tren tingkat bunuh diri. Menurut Data Kepolisian Republik Indonesia pada tahun 2020 terdapat 671 kasus kematian akibat bunuh diri, lalu pada data Potensi Desa (Podes) Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan telah terjadi 5.787 korban bunuh diri maupun percobaan bunuh diri. Angka ini masih tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan negara- negara yang lainnya,  namun hal ini justru menjadi senjata agar terus dapat mengurangi angka bunuh diri di Indonesia, jangan sampai malah meningkat. Nah seperti yang kita ketahui, bahwa akar dari bunuh diri adalah gangguan mental yang menyebabkan depresi dan stress, penyebabnya pun beragam dan sangat kompleks. Salah satu terapi yang dapat dilakukan untuk mencegah adanya gangguan mental adalah dengan melakukan afirmasi positif.

Pengertian Afirmasi Positif

Dikutip dari laman alodokter.com pengertian dari afirmasi positif adalah pernyataan positif yang dilontarkan oleh diri sendiri kepada dirinya sendiri (selftalk) untuk membangun pola pikir positif sehingga mengabaikan pikiran- pikiran negatif yang hadir. Afirmasi positif juga dapat membentuk selflove dan self-confidence dalam diri kita. Afirmasi positif ini membentuk hal baik dalam bawah sadar yang dapat membangkitkan motivasi dengan tindakan yang perlu dibarengi untuk dilakukan agar tidak hanya kalimat belaka.

Cara melakukan afirmasi positif 

Afirmasi positif dilakukan dengan menanamkan mantra- mantra baik kepada diri sendiri yang diulangi setiap hari dan setiap moment yang sulit kepada diri sendiri. Kalimat- kalimat positif seperti "Saya perempuan hebat yang patut dicintai, saya perempuan hebat yang bersyukur setiap hari" bisa disebut sebagai mantra baik, mantra- mantra baik ini dibuat oleh diri sendiri sesuai dengan kondisi yang sedang dilalui. Mantra- mantra baik itu disampaikan kepada diri sendiri setiap pagi, malam, ataupun dapat juga dengan cara ditulis lalu ditempel di sudut ruangan pribadi yang dapat dibaca kapanpun. Rutin melakukan afirmasi positif dapat menurunkan tingkat stress dan meningkatkan integritas diri.

Manfaat afirmasi positif 

Terapi relaksasi afirmasi positif memberikan dampak fisik dan psikologis yang menghadirkan ketenangan sebab adanya hormon anti stress sehingga memberikan rasa rileks dan membentuk respon emosi positif. Dalam buku Abdul (2011) dengan judul "Dasar- Dasar Keperawatan Jiwa, Pengantar dan Teori" bahwa terapi relaksasi afirmasi positif dapat mempengaruhii sistem syaraf parasimpatis dan syaraf simpatis untuk memicu sekresi hormon endorfin yang mengurangi tekanan darah dan mengurangi ketegangan pada tubuh.

Coba deh untuk teman- teman yang belum pernah melakukan afirmasi positif, sekarang coba buat mantra baik untuk diri sendiri yang sesuai dengan keadaan, lalu coba setiap hari mantra baiknya diucapkan dan pastinya diiringi dengan tindakan- tindakan baik lainnya ya kawan. 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan