Mohon tunggu...
One Village One CEO
One Village One CEO Mohon Tunggu... Editor - Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB

Program Inovasi Pengembangan Bisnis Perdesaan Berbasis pada Produk Unggulan Desa (Prukades) yang Berorientasi Ekspor

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

Dukung Kewirausahaan Masyarakat, Tim OVOC IPB University Jalin Kolaborasi Bersama Desa Purwasari

19 September 2022   01:10 Diperbarui: 19 September 2022   01:14 43 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Tim One Village One CEO (OVOC) IPB University di Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor telah melaksanakan kegiatan pertamanya yaitu diskusi bersama para stakeholder dan warga desa. Diskusi pertama yang bertempat di Kantor Kepala Desa Purwasari dilakukan bersama Kepala Desa Purwasari, Muhammad Yusuf Mustofa pada Sabtu, 10 September 2022. Kegiatan ini sekaligus untuk memperkenalkan program MBKM OVOC kepada Desa Purwasari. 

Pada kesempatan ini, Kepala Desa Purwasari menyampaikan permasalahan yang kini sedang coba di atasi terkait perekonomian dan ketahanan pangan desa. Dorongan pemberdayaan masyarakat desa untuk menjadi pelaku ekonomi sedang gencar diusahakan pasca efek pandemi pada perekonomian masyarakat. Pemerintah juga sudah mencanangkan anggaran BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) terkait permasalahan tersebut. 

Tidak sampai disitu, untuk mengetahui keadaan langsung di lapangan, Tim OVOC IPB University juga telah melakukan social mapping pada Minggu, 11 September 2022. Kegiatan social mapping dilakukan untuk membuka diskusi bersama warga Desa Purwasari termasuk di dalamnya Ketua Gapoktan, Perwakilan KTNA Kabupaten Bogor, para pembudidaya ikan, dan para petani.

Desa Purwasari sebagai salah satu desa dengan potensi sektor perikanan, pertanian, dan peternakannya yang sama besarnya harus didukung secara seimbang. Permasalahan dari budidaya perikanan termasuk di dalamnya akibat tingginya harga pakan ikan di pasaran. Melambungnya harga pakan ini dirasakan langsung oleh para pembudidaya ikan di Desa Purwasari.  

Dalam sektor pertanian, komoditas pangan menjadi potensi utama Desa Purwasari termasuk di dalamnya padi dan ubi. Ubi madu Purwasari kini menjadi fokus dalam pengembangan karena memiliki potensi besar dan bahkan sudah masuk pasar internasional. Namun, permasalahan muncul dari kualitas tanah yang semakin lama menurun dan menjadikan ukuran ubi tidak menentu sehingga lebih sulit untuk masuk standar ekspor. 

Permasalahan-permasalahan yang ditemukan di lapangan selanjutnya akan dijadikan acuan dalam berjalannya program OVOC ke depannya. Dengan dilakukannya observasi dan diskusi bersama stakeholder dan warga Desa Purwasari diharapkan dapat mengetahui permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat. Tim OVOC IPB University bersama dengan warga juga berharap program One Village One CEO yang berkolaborasi dengan BUMDes dapat membangun kewirausahaan berkelanjutan berbasis masyarakat.

dokpri
dokpri

Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan