Otomotif

Analisis "Moto Madness"

9 Maret 2018   01:29 Diperbarui: 9 Maret 2018   02:46 2886 0 0

berkendara sangatlah penting baik bagi pengendara mobil ataupun sepeda motor, jaman sekarang pengendara tidak hanya memperhatikan keselamatan standar yang sudah disediakan oleh perusahaan-perusahaan otomotif seperti sabuk pengaman, airbag, spion, dan helem bagi pengguna sepeda motor tetapi juga penggunaan dashcam atau helmetcam

Tujuan utama dari penggunaan kamera tersebut untuk menunjukan pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara lain, memperkuat argumen saat terjadi kecelakaan, ataupun dapat digunakan sebagai hiburan saat berkendara. Di negara maju seperti Eropa dan Amerika penggunaan kamera saat berkendara sudah sangat banyak untuk berjaga-jaga apabila saat hal-hal yang tidak diingikan terjadi, namun tidak hanya untuk hal tersebut kamera tersebut juga digunakan oleh para pengendara untuk merekam perjalanan atau kejadian sehari-hari mereka selama berkendara.

Salah satu akun youtube terkenal yang mendapat kiriman video dari pengendara seluruh dunia adalah Moto Madness, akun youtube tersebut memiliki 1,7 juta subscriber dan rata-rata di tonton lebih dari 8000 kali. Akun tersebut sudah cukup lama meng-upload video-video tentang pengendara motor diseluruh dunia berawal dari tahun 2008 hingga sekarang, jumlah video yang di upload pun sudah berjumlah ratusan dan dari tahun ketahun jumlah followers Moto Madness semakin bertambah.

Kriteria video

Pertama style and organization, menurut penulis untuk kriteria yang pertama ini video-video yang di ulpoad oleh Moto Madness terbilang cukup berantakan dan tidak teratur, karena banyak dalam video tersebut merupakan pengendara motor dan menggunakan action cam dalam pengambilan gambarnya serta dalam durasi 10 menit video yang di upload terdapat 8 sampai 10 cerita pengendara motor tetapi dalam scenes logic yang di bangun cukup berkesinambungan karena potongan dalam setiap cerita sangat jelas.

Kedua creativity, menurut penulis Moto Madness tidak cukup kreatif dalam memilih kiriman video dari pengendara mungkin hal tersebut dikarena Moto Madness hanya "pengepul" video dari pengirimnya, namun beberapa video yang di upload sangat menyegarkan karena si pengirim video cukup kreatif dan lucu saat merekam perjalanan mereka.

Ketiga content, hal ini yang menjadi ketertarikan utama penulis mengangkat tentang Moto Madness karena konten yang ditawarkan oleh Moto Madness sangat berguna bagi pengendara yang menenonton video yang mereka upload. Dari banyaknya video tersebut Moto Madness mengklasifikasikannya dalam beberapa tema seperti stupid, crazy & angry people Vs Bikers, funny, crazy &weird thing biker see, say & do, random acts of kindness dan beberapa tema lagi tentang polisi dan kecelakaan-kecelakaan yang terekam oleh kamera.

Keempat quality, dalam video yang di upload oleh Moto Madness tidak banyak menggunakan musik atau penggunaan lighting karena banyak pengendara motor hanya menggunakan action cam saja, terkadang pula suara yang dihasilkan juga tidak terlalu baik tergantung dari si pengirim video tersebut.

Terakhir adalah penggunaan suara dan kata-kata, dalam video ini karena menggunakan action cam dan merekam keseharian pengendara banyak kata-kata yang tidak selayaknya selalu muncul tetapi Moto Madness menggunakan sensor suara untuk menutupi kata tersebut. Dari kriteria penilaian yang telah disebutkan menurut penulis Moto Madness layak mendapatkan "GOOD" karena sangat menghibur dan konten edukasi dalam berkendara yang kental.