Mohon tunggu...
Nuke Patrianagara
Nuke Patrianagara Mohon Tunggu... Freelancer - cerah, ceria, cetar membahana

rasa optimis adalah kunci

Selanjutnya

Tutup

Trip

Belah Durian di Purworejo

12 Februari 2020   10:12 Diperbarui: 12 Februari 2020   13:33 620
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Mari Kita Piknik sekalian Kondangan

Hiruk pikuk mau pergi liburan mengingatkan kami akan film Home Alone, yang bersiap pergi 7 orang, yang datang 6 orang untuk menunggu rumah, pukul 05.00 Waktu Indonesia Bintaro yang juga bertepatan dengan Waktu Indonesia Barat penuh keramaian, yang bawa tas masuk dan bawa tas keluar ketemu dipintu jadi seperti film Warkop, pokoknya heboh sejak pukul 05.00 WIB.

Bismillahirahmanirahim tepat pukul 06.00 Waktu Indonesia Bintaro kita cus menuju WIP (Waktu Indonesia Piknik), rombongan kami terdiri dari kakakku (Aa Ito), kakak ipar (Ita), dua keponakan (Zidane dan Revan), mamih, suamiku dan aku. Jabotabek yang masih mendung dan sendu akibat banjir besar hadiah tahun baru 2020 melanda banyak wilayah, banjir akibat hujan terlama sepanjang masa yaitu satu tahun 31 Desember 2019 sampai 01 Januari 2020, siklus lima tahunan lebih cepat datangnya, tapi waktu piknik sudah diketok jadi kamipun memutuskan tetap pergi.Saat melintasi tol layang Cikampek jalan menuju arah Jakarta kosong, ada apa gerangan? 

Apa karena tol Cikarang masih tergenang sehingga tidak bisa dilewati, tapi tol layang naiknya dari Karawang, ternyata kemacetan total telah terjadi sejak pukul 24.00 WIB, kendaraan berhenti, penumpang pada keluar, air meluap sampai jalan tol sehingga tidak bisa dilewati.Jalanan menuju arah timur cenderung sepi, kendaraan bisa dipacu sedikit tinggi, mengejar target waktu sesuai dengan yang direncanakan.

Sarapan di Cirebon

Melipir dari tol Palikanci untuk mengisi lambung para peserta piknik, pilihan jatuh pada Empal Gentong Krucuk 2 yang lumayan dekat dengan jalan tol.  Sepertinya ini tempat makan baru buka, hanya ada dua pilihan menu, empal gentong biasa dan empal asem, sate sapinya belum tersedia apalagi tahu gejrot makanan kesukaan Aa Ito.  

Kubu empal gentong pun terbelah Aa Ito memilih empal gentong campur dengan nasi, mamih, Zidane dan Revan empal gentong daging dengan nasi, Ita memilih empal asem daging dengan lontong, aku memilih empal asem campur dengan nasi putih karena perjalanan masih panjang jangan sampai para naga minta jatah ditengah jalan.  Beda selera dalam menu tapi satu selera untuk kenikmatan Empal Gentong Krucuk 2, lambung sudah penuh perjalanan kami lanjutkan.

Menelusuri Trans Jawa

Dokumentasi pribadi |Jembatan Kali Kuto Batang
Dokumentasi pribadi |Jembatan Kali Kuto Batang
Suami dan aku menelusuri tol Trans Jawa baru sampai tol Palikanci keluar dari Ciperna itupun kalau silahturahmi ke keluarga Cirebon dan Kuningan kali ini mainnya agak jauhan dikit, melewati perbatasan Jawa Barat, memulai perjalanan dari Bintaro dipiloti oleh kakak saya, saat sampai Batang gantian suami yang jadi pilot, pemandangan yang cukup baru bagi kami jadi keseruan tersendiri. 

Merasakan jalur mudik lebaran yang selalu muncul di layar kaca, viral diberbagai media, setiap petunjuk jalan menunjukkan nama daerah seperti yang ada di bukunya Benny Rachmadi "Tiga Manula Jalan-jalan ke Pantura" , Indramayu, Cirebon, Kuningan, Brebes, Tegal, Pekalongan, Semarang, kami hanya diatas tol tidak mampir-mampir seperti yang ada dibuku, dengan adanya akses tol Trans Jawa kita banyak melewati hal-hal unik yang seperti jejeran toko peuyeumpuan eh tape, truk yang bentuknya tidak beraturan seperti makhluk asing, para nyamuk yang pasang sen kiri belok kanan atau tiba-tiba muncul tanpa tahu asalnya darimana, pasar tumpah, para penyapu uang sumbangan atau para penjaring uang sumbangan masjid serta singgah ditempat sajian kuliner khas daerah tersebut yang biasanya menyediakan oleh-oleh juga.

Bawen

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
  16. 16
  17. 17
  18. 18
  19. 19
  20. 20
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun