Mohon tunggu...
Nurulis
Nurulis Mohon Tunggu... Lainnya - My sweet children

Selalu semangat untuk hidup lebih baik, stay strong and never give up !!

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Air Mata

27 September 2021   20:54 Diperbarui: 27 September 2021   21:56 164 38 6
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi: Air Mata
Ilustrasi: ndnr.com

Air bening itu tak terasa meluruh. Tatkala kaki rapuh itu bersimpuh.  Melantunkan bait doa menyentuh.  Memohon, meminta dan mengaduh.  Ya Allah,  ampuni aku !  

Air mata ......

Bukan turun tanpa musabab,  bukan juga tanpa sengaja.  Nyanyian lara dan gulana buatnya menguar.  Mengalir, menganak sungai, berlinang. Iringi kata sesal atas segala khilaf.  Benar kah ?  Tentu saja. Yang pasti bukan karena putus cinta. Bisa gagal keren kan ya ? 

Air mata... 

Tulus, bukan air mata buaya, bukan pula reka-reka. Di depan Tuhan tidak mungkin kan bermain peran ?  Sedangkan Dialah yang Maha Tahu segala.  Bahkan di bagian terdalam hati manusia.  

Mohon tunggu...
Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan