Mohon tunggu...
Nugroho Endepe
Nugroho Endepe Mohon Tunggu... Edukasi literasi tanpa henti. Semoga Allah meridhoi. Bacalah. Tulislah.

Katakanlah “Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?” (67:30)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pagi di Lahan Basah

2 Maret 2021   07:49 Diperbarui: 2 Maret 2021   08:02 105 12 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pagi di Lahan Basah
Tahun 2021 di Banjarmasin masih ada ini, makin langka di Surabaya (Foto: Ferry Lens via bekantan.org)

Suatu ketika di pagi bumi Majapahit/ suara burung bersahutan/ petani giat menggarap sawah dan padi/ sungai Brantas mengalir dengan deras/

Tenang namun dalam/ ditimpuk lalu lalang kapal kayu berukuran besar/ tampak prajurit-prajurit menjaga keamanan/ berjalan aman/

sebagian wanita memasak di dapur/ sebagian bebersih rumah yang beratap rumbia/ sebagian bekebun mencari umbi-umbian/

masak besar hari ini/ seorang akuwu akan berkunjung/ ayam telah disembelih/ masak besar akan digelar/ anak-anak mulai menggeliat bangun/

berlarian menyusuri pinggiran Sungai Brantas/ mencari burung di antara pematang yang besar/ burung ayam-ayaman/ yang semburat berlarian/

bersambut dengan teriakan anak yang girang/ menunggu waktu sarapan dengan berceloteh meniru burung/ perut lapar lauk pagi yang sangat enak/

Bumi Majapahit/ Raja diraja kerajaan maritim Nusantara/ lahan basah bertebaran berlimpah kesejahteraan/

habitat kerajaan manusia dan hewan menyatu/ istana yang menghampar berhalaman sungai besar/ menyambung ke lautan lebar/

itu duluuuuuuu......................../tahun 1293

sekarang tahun 2021/ lahan mengering/ kerajaan maritim digantikan silih silang sambut/ hingga terdampar di daratan/ lupa lautan/

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x