Mohon tunggu...
Noto Susanto
Noto Susanto Mohon Tunggu... Menata Kehidupan

Saya Sebagai Dosen, Entrepreneurship, Trainer, Colsultant Security dan Penulis.

Selanjutnya

Tutup

Karir Pilihan

Karyawan, Aset atau Beban Biaya Perusahaan?

14 Januari 2021   19:51 Diperbarui: 14 Januari 2021   19:59 64 9 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Karyawan, Aset atau Beban Biaya Perusahaan?
photo slideplayer.com dan photo steemit.com


 Oleh : Noto Susanto, SE, MM, CSTMI, CPHCM, CNHRP, CHLP, CPS.

Karyawan bagian penting untuk dipelihara dengan baik, karyawan sebagai aset perusahaan apabila karyawan menjadi faktor pendukung dalam penggerakan roda kontribusi memberikan peran dalam aktifitas yang akan di kerjakan. Berkembangnya suatu perusahaan tentunya menjadi tanggung jawab manajemen dalam mengelolah sumber daya manusia yang baik terutama dalam memperhatikan dan memperlakukan karyawan sebagai modal utama.

Semangat kerja karyawan menjadi tolok ukur dari team manajemen yang memberikan arahan yang terstruktur dan terorganisir, artinya setiap kegiatan di tentukan dengan alat ukur sehingga lebih mudah dalam memberikan evaluasi dari individu karyawan.

Perencanaan mengelolah karyawan yang baik akan meningkatkan kepuasan bagi karyawan terutama dari kesejahteraan, tunjangan, bonus, gaji, promosi, sarana dan prasana kantor yang mendukung, fasilitas kerja yang terjamin, keluhan karyawan cepat di respon, dan lain sebagainya.

Hasil dari kepuasan karyawan dalam ruang lingkup pekerjaan akan menciptakan rasa bangga untuk bekerja di suatu perusahaan tersebut, sehingga berpengaruh terhadap produktifitas kerja karyawan.

Hubungan dengan kepuasan karyawan, semangat kerja, dan kebanggaan terhadap rasa memiliki perusahaan oleh individu karyawan, menjadi unsur untuk kepedulian dan mendorong konsistensi karyawan hal tersebut. Manajemen akan memberikan pengawasan dan evaluasi terhadap karyawan yang di anggap sebagai aset utama perusahaan.

Fenomena yang terjadi tidak semua karyawan memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap perusahaan tempat mereka bekerja, maka dari itu perlu pengelompokan karyawan agar lebih mudah melakukan penilaian terhadap karyawan yang mampu memberikan kinerja yang konsisten.

Selanjutnya uraian pengelompokan karyawan untuk di identifikasi menjadi aset perusahaan adalah :

1.Karyawan Senior :
Karyawan senior merupakan karyawan yang sudah lama bekerja bisa dikategorikan karyawan yang berumur diatas 50 tahun, cenderung loyalitas karyawan sudah tidak bisa di ragukan baik penguasaan pekerjaan, pengalaman kerjanya, dan lain sebagainya.

Namun perlu pengawasan karena secara fisik sudah menurun dan tidak bisa di handalkan kembali, artinya manajemen perlu menganalisa terhadap penempatan karyawan yang lanjut usia, sehingga masih bisa di fungsikan sementara menunggu pensiun.

2.Karyawan Berprestasi:
Karyawan berprestasi adalah karyawan yang mempunyai kinerja baik dan secara konsiten dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Penilaian dari manajemen tentunya menjadi bibit-bibit calon karyawan yang akan di promosikan ke posisi atau jabatan yang dibutuhkan perusahaan seperti supervisor, manager, direktur, dan posisi jabatan lainya.

Prestasi Karyawan sebagai aset perusahaan apabila karyawan tersebut bisa bekerja secara konsisten dan peran pimpinan untuk melakukan pemetaan atau database sebagai karyawan terbaik di sebuah perusaan tempat Meraka bekerja.

Sehingga menjadi pengawasan khusus terhadap karyawan yang berprestasi dan jangka panjang perlu dikembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mendukung pekerjaan baik teknis ataupun non teknis.

3.Karyawan Junior :
Kumpulan antara karyawan senior dan karyawan junior artinya individu-individu karyawan yang perlu pengawasan dan penilaian secara detail dan rinci, karena lebih banyak dibandingkan karyawan senior dan karyawan berprestasi tersebut.

Mengapa demikian karena secara pengalaman dan loyalitas belum teruji secara signifikan, untuk menentukan karyawan sebagai aset tentunya memiliki penilaian dari manajemen perusahaan yang bisa di pertanggung jawabkan untuk di laporkan ke pimpinan perusahaan dan dijadikan bahan evaluasi secara berkala.

Dari yang disampaikan tiga poin diatas merupakan analisa pengelompokan karyawan, sehingga menjadi lebih mudah dalam menentukan apakah semua karyawan menjadi aset, sebagai pelengkap atau hanya menjadi beban biaya perusahaan. Dalam hal ini menjadi ulasan lebih dalam terkait arti "Antara Aset atau Beban Biaya Perusahaan".

Aset dan beban biaya perusahaan suatu hal yang saling berhubungan artinya karyawan yang bekerja di perusahaan, mendapat atau memberikan hak dan kewajiban yang saling menguntungkan. karyawan sebagai aset adalah karyawan yang handal, terampil, dan mampu menjadi contoh rekan kerja yang lain, beban biaya adalah perusahaan yang memberikan gaji, bonus, dan lain sebagainya.

Dengan demikian dari uraian diatas, dapat diberikan kesimpulan antara karyawan dan perusahan tentunya "Karyawan sebagai aset atau beban biaya perusahaan", dengan memberikan solusi yang saling berhubungan dan menguntungkan diantaranya :

1.Karyawan sebagai citra perusahaan.
2.Karyawan berperan penting walaupun sudah canggih teknologi didalam perusahaan tersebut.
3.Karyawan sebagai perubahan inovasi untuk perusahaan.
4.Karyawan berperan penting untuk suatu bisnis perusahaan.
5.Karyawan sebagai duta perusahaan.

Semoga bermanfaat,jika ada yang keliru mohon di maklumi.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x